Bahaya Kista Bagi Kesehatan Wanita Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kista tidak hanya menyerang orang yang telah hamil atau sudah berumah tangga. Kista bisa menjangkit para wanita termasuk remaja. Belakangan ini banyak sekali remaja yang mengidap penyakit kista. Walaupun kebanyakan kista yang dialami wanita tidak berbahaya namun harus tetap diantisipasi karena kista dapat menyebabkan beberapa masalah seperti pendarahan, nyeri haid, kista pecah, hingga penyakit serius seperti gangguan pada rahim.

Jenis penyakit seperti ini sangat muda menyerang para remaja yang telah mengalami pubertas awal. Faktor penyebabnya yaitu gangguan siklus menstruasi pada remaja. Kista dibagi menjadi 2 bagian yaitu kista kista sel abnormal dan fungsional. Kista jenis fungsional selalu terjadi akibat gangguan siklus menstruasi. Sedangkan pada kista sel abnormal, pertumbuhan kista terjadi akibat sel yang tumbuh secara tidak normal dan sering dialami wanita di bawah usia empat puluhan.

Gejalanya dari kista yang biasa meyerang para remaja yaitu, perubahan siklus menstruasi, nyeri pada perut, mual dan muntah, sering buang air kecil, gangguan buang air besar,  dan nyeri pada panggul. Penanganan kista adalah dengan melakukan pengawasan selama tiga bulan mulai terindikasinya penyakit kista. kebanyakan kista fungsional bisa hilang tanpa gejala. Jika setelah pengawasan kista tidak bertambah besar maka penanganan dengan tindakan operasi untuk mengangkat kista akan diperlukan agar tidak timbul komplikasi di hari mendatang (dr. Yusi).

Kista dapat terjadi pada wanita di berbagai usia, namun paling sering terjadi pada wanita di usia reproduksi (20-30 tahun). Penyebab dari hal ini adalah karena pada saat memasuki usia reproduksi, ukuran ovarium akan membesar dan bagian rahim yang menyambung dengan ovarium dapat terpuntir. Ini jarang dirasakan oleh setiap wanita dan merupakan kasus yang termasuk jarang ditemui. Mungkin tidak dipengaruhi dengan makanan yang dikonsumsi. Anda menjalani operasi 6 bulan yang lalu dan keluhan ini terjadi sekarang. Sebaiknya Anda cek up lagi ke dokter spesialis yang melakukan operasi pada Anda untuk dilihat kondisi bekas luka . Bisa saja terjadi infeksi di dalamnya. (dr. Andika Surya).

Menurut penelitia, penggunaan kontrasepsi oral dapat menurunkan resiko terkena penyakit ini. Kista yang telah berukuran besar dan menetap selama berbulan-bulan, biasanya diperlukan pengangkatan. Selain itu, pengangkatan kista dapat meminimalisir resiko kanker ovarium pada wanita.

Kemudian, karena masalah siklus menstruasi, tayangan visual yang tidak terkontrol juga dapat mempercepat proses pematangan hormon sehingga banyak anak yang mengalami pubertas sebelum waktunya. Pola makan yang mengandung bahan pengawet yang menjadi pemicu dan aktivitas fisik yang rendah turut berperan dalam menyebabkan kista banyak dialami oleh para remaja setiap tahunnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here