Bahaya Melakukan Hubungan Seksual saat Sedang Menstruasi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Menstruasi merupakan suatu siklus normal yang terjadi pada wanita ketika telah menginjak kematangan fungsi seksualnya. Menstruasi merupakan peristiwa luruhnya sel telur (ovum) karena tidak dibuahi oleh sperma. Hasil yang dikeluarkan saat menstruasi berupa darah kototr. Menstruasi pertama (menarche) biasanya dialami ketika seorang wanita menginjak usia belasan dan akan berhenti (menopause) di usia 40 tahun ke atas. Siklus menstruasi biasanya terjadi 28 hari, namun biasanya ada yang siklusnya terjadi lebih cepat dan ada pula yang terjadi lebih lama dari yang diperkirakan.

Bagi pasangan yang telah membina bahtera rumah tangga, apabila seorang wanita sedang dalam masa menstruasi alangkah baiknya untuk menunda hubungan seksual sampai wanita selesai menstruasi. Dengan menunda untuk tidak melakukan hubungan seksual saat sedang mensutruasi, Anda dapat mencegah terjadinya hal-hal buruk yang mungkin akan mengancam kesehatan. Untuk itu Anda perlu untuk mengetahui dampak negative atau bahayanya melakukan hubungan seksual di tengah masa menstruasi.

Berikut ini adalah bahaya yang dapat ditimbulkan apabila melakukan hubungan seksual saat sedang menstruasi:

  • Resiko infeksi bakteri

Resiko ini dapat dialami oleh sang pria ataupun wanita. Bagaimana hal ini dapat terjadi ? Penjelasan yang paling mendekati adalah karena produk menstruasi merupakan darah yang sudah kotor, dan saat melakukan hubungan seksual dapat dimungkinkan untuk transfer bakteri dari darah yang kotor. Saat menstruasi, pH atau tingkat keasaman di dalam vagina juga berubah, sehingga menyebabkan seseorang mudah untuk mengalami infeksi. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan seseorang mudah untuk tertular penyakit menular seksual.

  • Resiko terjadi emboli

Emboli merupakan suatu keadaan ketika benda asing masuk ke dalam pembuluh darah. Benda asing tersebut dapat berupa gumpalan darah menstruasi dan udara atau gelembung udara. Saat melakukan penetrasi dalam hubungan seksual, embolisme dapat terjadi. Hal ini dikarenakan pembuluh darah yang berada di sekitar organ reproduksi cukup banyak. Apabila gumpalan darah dan udara terakumulasi dalam pembuluh darah maka akan menyebabkan masalah yang serius dalam sistem kardiovaskuler.

  • Resiko terjadi kista

Kista di dalam rahim seorang wanita dapat terbentuk karena darah menstruasi masih tertinggal di dalam organ reproduksi yang disebabkan karena hubungan seksual. Saat berhubungan seksual, kemungkinan dapat terjadi pergerakan dari penetrasi yang dapat menyebabkan darah yang akan keluar melalui vagina kembali lagi ke dalam organ reproduksi wanita bagian dalam.

Ketiga hal tersebut merupakan dampak negatif yang ditimbulkan apabila pasangan suami istri tetap melakukan hubungan seksual ketika sedang menstruasi. Maka dari itu, dari segi medis melakukan hubungan seksual saat sedang menstruasi dinilai kurang baik karena dapat beresiko terjadi hal-hal yang membahayakan kesehatan. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here