Bahaya Mencium Bayi saat Baru Lahir

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ketika kehamilan anda telah berakhir dengan keluarnya bayi yang mungil pasti hati anda merasa sangat bahagia karena telah mengubah status anda menjadi seorang ibu. Menjadi orang tua pasti anda sangat bahagia, dengan lahirnya seorang bayi yang baru lahir pastinya segenap keluarga dan masyarakat sekitar anda ikut merasakan kehagiaan anda dan pasangan anda. Disamping lahirnya bayi anda keluarga dan segenap masyarakat pasti akan berkunjung untuk melihat buah hati anda, dalam mengunjungi dan melihat bayi anda mereka melakukan tindakan berlebihan seperti menyentuh, menggendong dan mencium bayi anda, perlu anda ketahui bayi baru lahir tidak diperkenankan untuk dicium karena menimnulkan suatu resiko merugikan. Memang tidak mudah untuk menjaga bayi baru lahir benar-benar berada dalam lingkungan steril, termasuk kemungkinan masuknya kuman yang dengan mudah berpindah melalui sentuhan atau ciuman dari seseorang yang bersntuhan langsung dengan bayi anda.

Meskipun tidak semua orang dapat menyebarkan kuman berbahaya, akan tetapi salah satu hal yang meningkatkan risiko bayi jatuh sakit. Kabar buruknya, bayi baru lahir dapat tertular penyakit lebih cepat, termasuk terinfeksi lebih cepat dan lebih serius. Karena selama beberapa minggu pertama, tubuh bayi baru lahir dapat memanfaatkan antibodi dari ibunya untuk menjadi sistem imunitasnya sementara. Namun imunitas tersebut masih rendah dan tetap membuatnya rentan terhadap virus atau bakteri yang menyebabkan penyakit menular pada dirinya seperti virus influenza, rotavirus, pertusis, hingga streptococus B.

Pembentukan sistem imunitas bayi anda memang dapat lebih kuat  setelah melawan kuman, namun bukan berarti orang tua membiarkan bayi terpapar kuman sebanyak-banyaknya. Lingkungan alami, secara umum, sudah cukup membangun sistem imunitas tersebut.

Cara untuk mencegah bayi Anda tertular penyakti dari orang lain karena masih lemahnya sistem imunitas bayi, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan seperti :

  • Jaga jarak dengan mereka yang sedang sakit

Terlebih jika bayi Anda baru lahir. Tidak jarang ketika baru lahir, bayi Anda akan dikunjungi banyak orang. Mintalah mereka untuk menjaga jarak dengan bayi Anda terlebih jika ada penyakit yang bisa menular.

  • Memenuhi kebutuhan gizi

Salah satu cara terbaik untuk menjaga kesehatan bayi anda yaitu salah satunya dengan memenuhi kecukupan gizinya. Terutama saat berusia 6 bulan, karena pada usia ini bayi sudah bisa diberi makanan padat. Kebutuhan gizi yang dapat memberi makan yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan. Jenis zat gizi tersebut dapat melindungi sel-sel yang bekerja dalam membangun sistem imunitasnya. Hindari beberapa makanan yang dapat menyebabkan sistem imunnya tidak berkembang dengan sempurna seperti makanan tinggi gula dan lemak. Kurangi pemberian jus buah atau makanan kemasan lain yang biasa tinggi gula pada bayi Anda.

  • Bayi anda Tidur yang cukup

Beberapa penelitian mengungkapkan  bayi yang tidak cukup tidur ternyata merespon vaksin flu tidak seperti yang diharapkan. Sistem imun tubuh kita ternyata juga tidak dapat berfungsi dengan baik terutama jika kita kurang tidur. Bayi baru lahir dapat tidur lebih dari 15 jam sehari, biarkan mereka tidur dengan nyaman dan jangan sengaja dibangunkan.

  • Berikan ASI eksklusif pada Bayi anda

Pemberian ASI Ekslusif yaitu pemeberian hanya ASI saja tanpa makanan atau minuman apapun selama 6 bulan, Pada ASI terdapat antibodi-antibodi yang dapat membantu sistem imun tubuh bayi. Risiko pada bayi untuk mengalami penyakit infeksi telinga maupun infeksi tenggorokan berkurang hingga 63% ketika bayi diberi ASI eksklusif selama 6 bulan. Bayi yang diberi ASI eksklusif juga lebih jarang terkena infeksi pernapasan atau flu perut.

  • Jagalah kebersihan pada Bayi anda

Selain anda rajin mencuci tangan ketika ingin menyentuh bayi atau anda disaat ingin menyusui bayi anda, dan anda jangan lupa untuk menjaga kebersihan di sekitar bayi Anda. Selalu sediakan hand sanitizer terutama bagi tamu yang datang berkunjung. Permukaan-permukaan benda yang dapat disentuh oleh publik juga memiliki kemungkinan untuk menghantarkan bakteri dan virus penyebab penyakit. Anda bisa membersihkan permukaan benda dengan tisu basah yang mengandung antiseptik.semoga bermanfaat.(NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here