Bahaya Menggaruk Miss V

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com РRasa gatal pada vagina mungkin pernah dirasakan oleh para wanita. Penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat ataupun kurang menjaga kebersihan bisa menjadi penyebab timbulnya rasa gatal.

Gatal di vagina bukan tanpa sebab dan mungkin menimbulkan masalah. Masalah yang kerap terjadi akibat gatal di vagina ialah timbulnya keinginan untuk menggaruk akibtat gatal pada vagina yang tidak tertahankan, kebiasaan menggaruk organ intim ini kemudian memicu timbulnya jaringan kulit baru yang menjadi tempat tumbuhnya kuman dan bakteri yang tumbuh subur kemudian merusak flora dan ekosistem, serta keseimbangan pH di sekitar organ intim terganggu.

Garukan pada vagina ini juga dapat menimbulkan luka baru, infeksi dan peradangan. Tanpa disadari, luka-luka yang ada di sekitar organ intim wanita ini memecah bahkan menimbulkan bercak darah yang menempel di celana dalam yang bercampur dengan cairan keputihan yang sedang dialami.

Terkadang keputihan yang tidak normal pun dapat menimbulkan rasa gatal di sekitar organ intim. Organ intim wanita merupakan alat vital yang memiliki tingkat sensitifitas yang cukup tinggi dan memiliki tingkat bahaya terkontaminasinya penyakit-penyakit yang dapat merusak kehidupan organ intim wanita. Misalnya kanker rahim, luka infeksi yang meradang, penyakit kelamin menular, dan berbagai risiko timbulnya serangan penyakit pada vagina.

Untuk mengatasi gatal di vagina salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan dan merawat keseimbangan pH di sekitar organ intim. Selain menjaga kebersihan organ intim, menerapkan pola hidup sehat adalah upaya terbaik dalam mengatasi gatal di vagina.

Beberapa wanita yang mengalami gatal di vagina mungkin akan melakukan pemeriksaan untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat serta mengetahui penyebab pasti dari gatal di vagina. Berikut ini ada beberapa cara mengatasi vagina gatal, yakni:

  1. Sering mengganti celana dalam. Ketika mendapati organ intim dalam keadaan basah atau lembab dan berkeringat, segeralah mengganti celana dalam agar tidak terjadi pertumbuhan kuman dan bakteri.
  2. Mengenakan pakaian dalam yang tidak ketat. Untuk menghindari lembab dan basah pada area organ intim, sebaiknya gunakan celana dalam yang tidak ketat dan gunakan celana dalam dari bahan katun agar keringat dapat diserap dengan sempurna dan area organ intim selalu dalam keadaan kering.
  3. Jangan menggunakan bahan kimia berbahaya untuk membasuh vagina. Ada baiknya menggunakan sabun pembersih vagina yang dibuat dari bahan alami tanpa mengandung bahan kimia berbahaya dan jangan gunakan produk pembersih secara berlebihan.
  4. Membersihkan organ intim. Vagina sering terasa gatal juga dapat diakibatkan oleh kelalaian yang sering dilakukan. Menjaga kebersihan organ intim merupakan hal mutlak yang harus dilakukan. Dengan selalu menjaga kebersihan organ intim, secara otomatis dapat membantu mengurangi risiko dari kontaminasi kuman, bakteri dan mikroorganisme yang berbahaya.

Jangan lupa bagi Anda yang sering mengalami keputihan pada area kewanitaannya agar tetap menjaga kebersihan organ intim Anda. Membiasakan diri untuk mencuci organ intim menggunakan air tidak hanya dengan menggunakan tisu. Ada baiknya saat organ intim Anda terasa sangat gatal, Anda segera mengganti pakaian dalam juga mencucinya dengan air hangat bukan terus menerus menggaruknya.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY