Bahaya Mengisi Ulang Botol Plastik Bekas Minuman

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sebagian orang pada saat membeli minuman kemasan menggunakan botol tersebut untuk di isi dengan air minum lagi setelah isi minuman tersebut telah habis. Tahukah anda bahwa tindakan anda sangat beresiko bagi diri anda. Hal tersebut tentunya tidak baik untuk dilakukan. Karena botol plastik yang anda gunakan memiliki senyawa kimia yang sangat merugikan kesehatan anda. Berbagai macam jenis plastik diantaranya PETE, HDPE, PVC, LDPE, PP, PS, Other. Kandungan apa saja yang terdapat di dalam botol plastik?

Botol plastik memiliki kandungan senyawa kimia yang disebut bisphenol A atau disingkat menjadi BPA. Kandungan kimia tersebut digunakan bertujuan agar plastik mengeras sehingga mudah untuk dibentuk. 90% populasi manusia memiliki kandungan PBA didalam tubuhnya. Kandungan BPA masuk kedalam tubuh melalui makanan dan minuman atau bahkan bisa melalui debu dan udara. Sebelumnya menurut pendapat Badan Administrasi Obat dan Makanan di Amerika serikat menyatakan bahwa senyawa BPA dalam produk plastik dalam kondisi yang aman. Namun setelah banyak penelitian yang meneliti BPA badan tersebut menyatakan adanya kekhawatir pada efek BPA yang berpengaruh bagi kesehatan.

Dampak Apa yang Akan Timbul Bagi Kesehatan?

  1. Sebuah penelitian menyatakan hasil penelitiannya yang dilakukan terhadap hewan bahwa BPA berpengaruh kepada janin, bayi dan anak-anak yang dapat mengakibatkan tumbuh dan kembang otak menjadi terganggu. Menurut penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2011 menyatakan bahwa apabila kadar BPA dalam urine wanita hamil dalam jumlah yang tinggi akan beresiko dan lebih mungkin melahirkan seorang anak perempuan yang hiperaktif, gugup atau cemas yang berlebihan, serta depresi. Dampak buruk BPA akan lebih tampak dan lebih mudah dialami oleh bayi dan anak-anak, karena pada masa tersebut mereka memiliki sistem tubuh yang belum mampu untuk membuat zat tersebut dari tubuh mereka.
  2. Menurut penelitian kandungan BPA yang terdapat didalam botol plastik akan meniru kerja hormon dalam tubuh yang menyebabkan terganggunya fungsi hormon yang sebenarnya. Hormon estrogen merupakan salah satu hormon yang ditiru oleh senyawa kimia BPA. Pengaruh dari BPA mengakibatkan peningkatan jumlah hormon estrogen atau malah terjadi hambatan di dalam tubuh. Hal tersebut dapat memicu terjadinya kanker terutama kanker payudara.

Dampak buruk yang di uraikan diatas di dukung oleh pernyataan seorang Dr. Marilyn yang menyatakan bahwa kandungan senyawa kimia yang terdapat di dalam botol plasik memiliki efek buruk bagi sistem tubuh yang dapat mempengaruhi ovulasi, meningkatkan masalah hormon atau menghambat hormon di dalam tubuh, serta memicu terjadinya kanker payudara. Untuk mencegah terjadinya hal tersebut sebaiknya anda tidak lagi melakukan kebiasaan buruk dengan mengisi ulang botol plastik bekas minuman. Selain itu, sebaiknya anda selalu mengingatkan dan memberikan informasi kepada orang yang ada disekitar anda untuk tidak melakukan kebiasaan tersebut. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here