Bahaya Mulut Gatal pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mulut merupakan tempat berkumpulnya bakteri yang bisa didapatkan dari makanan atau minuman yang dikonsumsi, selain itu masalah kesehatan mulut bisa terjadi karena kurang memperhatikan kebersihan area mulut. Remaja sering mengabaikan masalah kebersihan mulut sehingga sering muncul gangguan salah satunya gatal pada area mulut.

Banyak remaja yang tidak sadar bahwa sebagian orang memiliki alergi terhadap makanan tertentu. Alergi yang muncul dapat menyebabkan mulut terasa gatal atau efek lainnya.

Apa yang sebenarnya menyebabkan kondis tersebut?

Dr. Manny Alvarez, Ketua Departemen Obstetri dan Ginekologi dan Ilmu Reproduksi di Hackensack University Medical Center, New Jersey, seperi dilansir Foxnews mejelaskan bahwa kondisi alergi di mulut bisa terjadi karena serbuk sari (pollen) sindrom alergi makanan (food syndrome allergy), atau juga dikenal oral allergy food. Dalam kasus yang lebih parah, bahkan bisa menyebabkan pembengkakan pada tenggorokan ataupun lebih buruk.

Ditambahkannya, reaksi-reaksi ini disebabkan oleh protein tertentu yang ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Di mana mirip dengan protein penyebab alergi yang ada di serbuk sari. Misalnya jika seseorang  alergi terhadap ragweed, dia mungkin memiliki reaksi alergi saat makan melon. Jika seseorang alergi terhadap serbuk sari birch, kemungkinan dia akan mengalami alergi karena mengonsumsi buah apel.

Memasak buah-buahan dan sayuran bisa membantu menghindari reaksi alergi, tetapi penting juga untuk menguji makanan itu terlebih dulu apakah benar-benar tak memicu reaksi alergi.

Terkadang sulit menebak penyebab alerginya karena selain makan, bisa jadi tubuh bereaksi terhadap alergen atau benda lain selain makanan, misalnya debu, bulu hewan, serbuk bunga, kosmetik, atau yang lain. Bila keluhan pada sekitar mulut itu disertai munculnya bintil-bintil kecil berkelompok dan sekitarnya kemerahan, lalu terasa gatal dan pedih, bila digarus bintil akan mudah pecah dan mengeluarkan air, maka kemungkinan keluhan itu disebabkan oleh infeksi virus herpes.

Infeksi ini bisa mengenai siapa saja. Penularan infeksi ini bisa melalui kontak antar selaput lendir (mulut, dubur, alat kelamin) atau antar cairan tubuh yang terkontaminasi dengan kulit yang tidak intak atau kulit yang tidak utuh. Kulit yang tidak utuh ini bisa disebabkan oleh lecet akibat garukan, gesekan, atau yang lain. Namun, penularan ini tidak terjadi melalui benda mati seperti pada penggunaan toilet umum.

Anda dapat mengurangi gejala yang ditimbulkan akibat gatal pada area mulut dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Hindari menggaruk area yang gatal, cukup tepuk tepuk pada daerah yang terasa gatal.
  • Coba dengan kompres dingin untuk mengurangi rasa gatal.
  • Anda bisa mengonsumsi obat antigatal seperti loratadin atau klorfeniramin maleat untuk meredakan gejala.

Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, rasa gatal pada area mulut juga memiliki risiko lain bagi penderitanya terutama bagi remaja. Berikut beberapa bahaya mulut gatal:

  • Insomnia. Gangguan tidur dapat sering terjadi bila reaksi alergi sedang berlangsung menyebabkan rasa gatal yang mengganggu.
  • Mudah lelah. Selain gangguan tidur yang menyebabkan kurangnya kualitas tidur, penderita alergi memiliki serangkaian reaksi ketahanan tubuh yang turut menyebabkan rasa lelah. Penderita yang menjalankan pengobatan dengan antihistamin seringkali merasakan ngantuk berkepanjangan.
  • Depresi. Bagi penderita alergi berat, hal tersebut dapat menyebabkan stres. Beberapa ahli berpendapat reaksi histamin yang dihasilkan oleh penderita alergi dapat memengaruhi mood seseorang sehingga dapat menimbulkan depresi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY