Bahaya Seseorang Mengalami Hipersex

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Hipersex bukanlah hal yang asing ditelinga orang dewasa. Ya, Hipersex adalah kondisi dimana seseorang mengalami obsesi berlebihan terhadap hubungan seksual. Keadaan ini membuat penderitanya tidak bias mengendalikan keinginan mereka untuk melakukan hubungan seksual.

Hipersex bias dialami tak hanya oleh pria, tapi juga wanita. Hipersex yang dialami pria disebut Satryasis, sedangkan wanita disebut nymphomania.

Kebutuhan dan keinginan kuat untuk melakukan hubungan seksual setiap saat ini biasanya didorong oleh tingginya libido yang dimiliki oleh wanita tersebut hingga sulit untuk dikontrol.

Hilangnya “kendali” ini menyebabkan penderita nymphomania ini selalu berkeinginan untuk bercinta dengan siapa saja.Bagi orang-orang seperti ini berhubungan seksual dengan lawan jenisnya merupakan suatu obsesi yang harus segera diwujudkan. Sah-sah saja jika partner seksualnya tidak keberatan dengan hal tersebut.

Banyak yang menjadi penyebab seseorang mengalami Hipersex. Sebut saja masalah kejiwaan yang dialami oleh penderitanya. Kebanyakan dari mereka yang menderita nymphomania ini adalah mereka yang mengalami masalah kelainan jiwa.

Mereka yang menderita gangguan ini selalu bertindak dan berlaku berlebihan layaknya manusia normal lainnya. Penderitanya memiliki keinginan untuk melakukan hubungan seksual merupakan sesuatu yang harus dilakukan. Segala tindakan dan perbuatan ini dilakukan diluar kesadarannya.

Jika dilihat dari segi fisik, maka nymphomania ini disebabkan adanya kelainan pada otak ataupun disebabkan oleh tingginya kadar hormon yang dimiliki oleh wanita nymphomania. Kelainan pada otak dan kelebihan hormon ini menyebabkan wanita ini mempunyai dorongan seks yang sangat tinggi.

Nymphomania karena faktor kejiwaan berbeda dengan nymphomania karena faktor fisik. Pada penderita nymphomania karena faktor kejiwaan, keinginan untuk selalu berhubungan seksual ini sering muncul tiba-tiba, dan tidak bisa ditahan-tahan lagi.

Sementara nymphomania pada faktor fisik mereka sepenuhnya menyadari segala perbuatan dan tindakan yang mereka lakukan.

Mayoritas wanita yang menderita nymphomania ini dilatarbelakangi adanya rasa trauma akan hubungan seksual sebelumnya yang terasa tidak menyenangkan.

Akibatnya ia selalu menuntut pasangannya untuk berhubungan seksual, namun tidak pernah memperoleh kepuasan dari hubungan seksual tersebut. Memiliki kecendrungan untk berganti-ganti pasangan seks tanpa memikirkan bahaya penyakit seksual.

Bahaya dari seseorang yang mengidap Hipersex tapi tidak ditangani dengan baik adalah kemungkinan penderita tersebut melakukan perselingkuhan, karena tidak mendapat kepuasan dari pasangan. Selain itu, penderita juga bias saja menyakiti pasangannya saat berhubunga seksual. Para penderita hipersex juga akan lebih sering membuka situs porno jika dibandingkan dengan orang normal.

Aktifitas seks berlebih ini mungkin akan mengakibatkan aktifitas terganggu. Selain itu, penderitanya juga menjadikan seks sebagai pelampiasan ketika mengalami masalah atau depresi. Dalam keadaan ini, tak jarang para penderitanya menganggap pasangannya adalah sebuah objek seks.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY