Bahaya Sosial Media yang Dapat Mengancam Remaja dan Cara Mengatasinya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sosial media merupakan sebuah media yang menjadi perantara manusia satu dengan yang lain untuk bersosialisasi dan dilakukan secara online, dimana memungkinkan manusia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Sosial media sangat bermacam-macam atau banyak. Mulai dari yang berfungsi untuk bersosialisasi, diskusi kelompok, bertukar video dan lain sebagainya. Hingga pada umumnya satu orang bisa memiliki sosial media lebih dari satu atau dua pada gadget masing-masing.

Apalagi bagi anak remaja masa kini. Bagi mereka, apabila di gadget tidak terpasang satupun sosial media pasti akan dianggap anak jaman dahulu atau tidak gaul. Karena sosial media merupakan salah satu media yang handal untuk mereka gunakan sebagi alat pencari teman baru.

Bagi sebagian remaja mungkin hanya menggunakan sosial media sebagai alat pencari teman. Tetapi bagi remaja yang kreatif mereka menggunakan sosial media hingga sebagai alat untuk berbisnis, hitung-hitung bisa untuk tambahan uang jajan dan membantu orang tua. Karena berbisnis di sosial media tak kalah menguntungkan seperti halnya di dunia nyata.

Dari berbagai keuntungan yang sangat mudah anda dapatkan, pernahkah anda berpikir sosial media memiliki dampak berbahaya bagi penggunanya?. Ya tentu saja ada, karena sesuatu pasti ada untung dan ada ruginya. Berbagai bahaya sosial media yang dapat mengancam para remaja yaitu :

  1. Penipuan

Tahap usia remaja adalah tahap dimana rasa ingin tahunya sangat tinggi. Sehingga tak jarang ingin mencoba hal yang baru tanpa mempertimbangkan kebaikan atau keburukannya, benar ataupun salah. Sehingga sering terjadi kasus penipuan di sosial media dan korbannya adalah remaja. Sebagai contohnya, mungkin anda sering mendengar seorang remaja diculik atau diperas karena ditipu oleh teman yang baru dikenalnya di sosial media.

  1. Acuh dengan kehidupan sosial

Pada remaja, perkembangan emosi tidak terlepas dari interaksinya terhadap lingkungan sosial. Karena sudah asik dengan dunia di sosial media dimana berupa lingkungan sosial yang virtual dan tidak sesuai dengan dunia nyata, maka perkembangan emosi remaja cenderung  acuh atau cuek dengan kehidupan sosial yang ada dimana tidak bisa di atur sesuai kehendak mereka ketika bermain sosial media. Mereka cenderung tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekitar lingkungannya.

  1. Berdampak pada moral

Dampak pada perkembangan moral akibat sosial media terjadi karena pemaparan pada situs-situs yang banyak mengandung unsur pornografi dan kekerasan.  Hal itu terjadi karena beberapa remaja yang kadang tidak menyaring bahan bacaan ataupun situs-situs yang seharusnya tidak boleh dilihat oleh remaja.

Bagi orang tua, bahaya sosial media di atas pasti cukup mengerikan. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara untuk mengatasi bahaya tersebut dari anak anda, seperti :

  • Pada tahap ini, peran orang tua sebagai pendamping sangat diperlukan. Jadi bagi orang tua, awasi penggunaan sosial media pada anak remaja dan buatlah remaja terbuka kepada orang tua ketika melihat situs pada sosial media.
  • Hendaknya letakan komputer di ruang keluarga sehingga penggunaan komputer dapat dipantau oleh orang tua.
  • Ajarkan anak untuk disiplin atau memiliki batasan waktu dalam menggunakan sosial media.
  • Jelaskan pada anak baik sisi positif ataupun negatif dari sosial media dan apa yang sebaiknya dilakukan atau tidak dilakukan.
  • Menggunakan internet protection software. Proteksi ini bekerja dengan memfilter semua jenis informasi maupun gambar dari layar komputer. Mungkin ini alternatif yang bisa anda gunakan.
  • Tekankan pada anak, bahwa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar tak kalah penting dengan bersosial media. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here