Bahaya Tetanus Neonatorium Incar Sang Buah Hati

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pernyataan bahwa anak adalah anugrah Tuhan yang terindah, mampu mensugesti setiap orang tua bahwa menjaganya dengan kebaikan adalah keharusan. Teramat penting juga menjaganya tetap dalam kondisi sehat. Rentan antara sehat dan sakit yang terlalu tipis maka meningkatkan kewaspadaan dianggap begitu penting. Bahkan penyakit dapat menjangkit sang buah hati sejak berada salam kandungan. Dapat dikatakan ini merupakan resiko penularan penyakit dari ibu, tetapi ada juga yang murni menjangkitnya secara langsung terutama jika berupa virus. Hal semacam ini lebih sering dijumpai saat kelahirannya. Salah satu penyakit yang menghantui bayi diantaranya adalah tetanus neonatorum.

Tetanus Neonatorum dalah penyakit yang disebabkan adanya serangan dari virus clostiridium tetani dalam tubuh, virus ini biasanya langsung menyerang pada sistem syaraf pusat. Karena langsung menyerang saraf pusat maka akan ada kemungkinan kematian pada seseorang. Sesuai dengan namanya tetanus jenis ini menyerang bayi diusia 0-1 tahun. Virus ini berkembang dengan cepat terutama dengan faktor lingkungan. Pada lingkungan kumuh penyakit ini akan mampu berkembang dengan pesat. Itulah sebabnya saat ini sudah mulai jarang adanya penyakit ini terutama di negara berkembang atau negara maju. Meskipun dengan resiko yang kecil tetapi penyakit ini harus diwaspadai. Selain di sebabkan oleh faktor lingkungan sejak masa kehamilan, yang paling sering terjadi pada kasus ini adalah akibat pertolongan persalinan yang tidak tepat, terutama terkait kebersihannya.

Terdapat beberapa gejala yang harus diperhatikan untuk memastikan adanya tetanus neonatorum tersebut:

  • Tubuh mendadak panas
  • Tidak mau menyusu
  • Terjadi lockjaw / mulut mengunci
  • Bentuk mulut mecucu
  • Biasanya disertai sesak nafas
  • Lama kelamaan mengejang dan ekstremitas mengalami kaku

Dengan gejala diatas kejadian ini dapat diketahui dari awal bahkan sesaat setelah lahir. Selain itu memantau kesehatan buah hati secara menyeluruh dan memberikan perhaian lebih menjadi pertimbangan penting para orang tua. Karena hampir semua penyakit yang terjadi sering dimulai dengan gejala demam, maka pastikan demam anak secara spesifik. Melonjaknya suhu tubuhyang signifikan secara cepat tersebut sebaiknya langsung diberikan tindakan sebelum terjadi gejala yang menyertainya.

Pada dasarnya tetanus neonatorum dapat dilakukan pencegahan dan juga pengobatan dini, diantaranya:

  • Berikan Tetanus imunoglobulin injeksi, ini sama dengan sistem vaksinasi yang di tujukan untuk menetralisasi toksin
  • Berikan ATS (anti tetanus serum) ini adalah alternatif kedua jika TIG tidak tersedia, serum yang berasal dari kuda ini terbukti efektif menekan pertumbuhan virus clostiridium tetani dalam tubuh.
  • Antikonvulsan, obat yang diberikan untuk melemaskan otot-otot yang menegang ketika terjadi serangan tetanus atau dikenal dengan lockjaw. Obat ini berikan dengan dosisi sesuai berat badan bayi.

Menjaga kebersihan dan kesehatan harus dilakukan dan bahkan harus ditingkatkan ketika memiliki anak bayi, mengingat seorang bayi belum memiliki imunitas yang bagus. Sehingga akan sangat rawan terjangkit penyakit tertentu terutama invasi virus. (WDA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here