Bahaya Zat Timbal pada Mainan Anak-anak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bayi dan balita cenderung menjilat dan menempatkan mainan ke dalam mulut mereka dan pada saat itu mereka bisa terpapar zat berbahaya pada mainan. Ada sejumlah zat berbahaya pada mainan anak, salah satunya adalah timbal. Timbal adalah salah satu jenis logam berat yang kerap digunakan dalam pembuatan cat dan mainan. Zat ini bisa diserap tubuh dan memicu masalah kesehatan jangka panjang yang serius akibat keracunan timbal.

Keracunan timbal disebabkan oleh penumpukan timbal di dalam tubuh, yang mungkin terjadi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Bahkan, timbal dalam jumlah kecil sudah dapat menyebabkan masalah serius, termasuk terhambatnya kesehatan fisik dan mental anak-anak.

Balita bisa terpapar timbal dari mainan logam dan plastik, terutama mainan impor, mainan antik, perhiasan mainan serta mainan elektronik yang memakai baterai. Anak-anak juga dapat terpapar timbal setelah menyentuh barang atau yang mengandung timbal dan kemudian memasukkan jarinya ke mulut mereka.

Keracunan timbal bisa memengaruhi hampir setiap sistem tubuh. Kadar timbal dalam darah yang tinggi mungkin tidak menimbulkan gejala apa pun. Namun, seiring kadar timbal dalam darah yang meningkat, efek terhadap pembelajaran dan perilaku pada anak mulai terlihat.

Timbal adalah neurotoksin dan efek keracunan timbal lebih berbahaya bagi anak-anak mengingat otak dan sistem saraf mereka masih dalam tahap perkembangan. Semakin muda usia anak, semakin besar risiko yang ditimbulkan. Paparan timbal dalam jumlah kecil yang berkelanjutan dapat mengakibatkan masalah yang sangat serius. Salah satu risiko terbesarnya adalah terganggunya perkembangan otak dan kerusakan pada otak mungkin tidak dapat dipulihkan. Selain itu, kadar timbal yang tinggi dalam tubuh juga dapat merusak ginjal dan sistem saraf baik itu pada anak-anak maupun orang dewasa. Dan kadar timbal yang sangat tinggi dapat menyebabkan kejang, hilang kesadaran hingga kematian.

Untuk mencegah keracunan timbal pada anak akibat mainan, hendaknya para orangtua lebih jeli dan berhati-hati ketika membeli mainan untuk anak, terlebih ketika membeli mainan impor dan tidak ada label atau petunjuk berbahasa Indonesia. Pastikan memilih mainan sesuai usia dan tingkat kemampuan anak serta memiliki SNI. Selain itu, sebaiknya hindari mainan yang memerlukan baterai. Baterai mengandung logam beracun yang sangat berbahaya, salah satunya timbal. Jika tidak didaur ulang sesuai aturan, sampah baterai bekas dapat mencemari lingkungan dan mengggangu kesehatan manusia. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here