Bahayanya Jika Duduk Terlalu Lama

SehatFresh.com – Anda tipe pekerja yang sering duduk lama untuk menyelesaikan pekerjaan? Bila ya, waspadalah karena bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Penyakit-penyakit apa saja yang mengintai orang yang sering duduk terlalu lama?

  • Pembekuan darah

Duduk terlalu lama akan menyebabkan bagian pembuluh darah di kaki tidak beraktivitas dengan baik. Hal ini juga bisa menyebabkan pergelangan kaki menjadi bengkak dan munculnya varises di sekitar bagian kaki. Efek langsungnya adalah sering kesemutan.

  • Jantung

Ketika posisi duduk lama, maka darah yang mengalir dalam tubuh berjalan lebih lambat sehingga menyebabkan otot tidak bisa membakar kalori. Akibatnya, ada banyak lemak yang menumpuk di otot dan pembuluh darah. Risiko panjangnya adalah lemak akan menyumbat pembuluh darah dan menyebabkan gangguan jantung.

  • Diabetes

Saat duduk terlalu lama, maka Anda akan menurunkan sistem kerja pankreas. Alhasil, pankreas akan menghasilkan lebih sedikit insulin dari jumlah yang seharusnya. Ketika pankreas tidak bisa memproduksi insulin, maka tubuh kekurangan insulin dan akibatnya ada banyak gula di tubuh. Dengan kata lain, siap-siaplah menderita diabetes.

  • Kanker

Dalam sebuah penelitian terbukti bahwa duduk terlalu lama bisa menyebabkan risiko penyakit kanker payudara, rahim, dan usus besar. Risiko kanker ini menjadi lebih tinggi karena tubuh kurang aktif sehingga menurunkan potensi zat antioksidan dalam tubuh.

  • Komplikasi pencernaan

Duduk terlalu lama menyebabkan tekanan yang sangat besar untuk isi perut. Tekanan inilah yang akan membuat sistem pencernaan menjadi lebih lambat daripada sebelumnya. Dengan kata lain, sistem pencernaan tidak bekerja dengan baik.  Beberapa gejala yang paling sering terjadi adalah perut kembung, kram, sembelit, mulas dan buang gas berlebihan.

  • Penurunan fungsi otak

Hal ini bisa terjadi karena terlalu banyak duduk akan membuat otak tidak mendapatkan asupan darah dan oksigen yang lebih cukup seperti ketika tubuh aktif. Padahal, otak membutuhkan oksigen dan darah yang cukup berkualitas untuk bisa melepaskan beberapa bahan kimia alami untuk tubuh.

  • Gangguan postur tubuh

Duduk berlebihan akan meningkatkan risiko penyakit yang berhubungan dengan postur tubuh. Gangguan ini memang tidak muncul dalam waktu dekat, melainkan setelah bertahun-tahun kemudian. Beberapa jenis gangguan yang paling sering terjadi adalah sakit berlebihan pada leher dan bahu; perubahan postur tulang belakang; gangguan sendi belakang dan sebagainya.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan tentang bahaya duduk terlalu lama. Apakah ada batas waktu tertentu harus beranjak dari kursi untuk mendapatkan efek baik bagi kesehatan?

Sebuah studi baru yang dilakukan peneliti dari University of Queensland School of Public Health Australia menemukan jawabannya. Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan di European Heart Journal, seseorang perlu beranjak dari kursinya paling lama setelah dua jam duduk.

Para peneliti menemukan antara lain bahwa mengganti waktu duduk selama dua jam dengan berjalan-jalan mempengaruhi penurunan total indeks massa tubuh sebesar 11% dan mengurangi lingkar pinggang hingga 7,5 cm. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here