Bahayanya Menyemprot Langsung Vagina Dengan Selang Air

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kebiasaan menyemprot air dengan selang ke organ intim hingga terkadang alat semprot tersebut menyentuh area vagina, tentu saja dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan wanita. Lantas apa saja bahaya menyemprot langsung vagina dengan selang air?

Apakah menyemprot vagina dengan air bisa dikategorikan masturbasi?

Pada dasarnya menyemprot vagina dengan air dalam kekuatan tertentu, bisa juga dikategorikan suatu bentuk masturbasi. Dengan catatan tindakan tersebut bertujuan merangsang diri, sehingga memberikan kepuasan seksual.

Dari kacamata medis masturbasi sebenarnya masih dianggap sebagai tindakan yang normal, sepanjang tidak dilakukan secara berlebihan. Namun masturbasi dengan menyemprotkan air ke vagina dapat mengakibatkan dampak negatif seperti lecet pada area vagina, infeksi apabila air yang dipakai kotor, hingga menyebabkan kerusakan selaput dara apabila semprotan tersebut bertekanan besar.

Pasalnya tidak semua wanita mengetahui tentang kebersihan air yang digunakan untuk menyemprot. Kemudian bagaimana dengan kebersihan selang atau alat semprotnya? Bisa saja karena disimpan di tempat yang kotor, maka alat semprot tersebut terkontaminasi oleh mikroorganisme.

Tekanan air yang berlebihan dapat membahayakan bagian intim

Seperti yang diketahui jika saluran kelamin wanita (vagina) mempunyai posisi yang berdekatan dengan ureta atau saluran kemih. Tekanan air yang berlebihan ketika menyemprot, tentu saja akan berdampak buruk pada alat genitalia yang merupakan bagian dari vagina.

Ketika wanita menyemprotkan air dengan selang bahkan hingga menyentuhkan vagina, tentu saja seluruh organ genitalia itu ikut terkena dampaknya. Tidak terkecuali dengan saluran kemih yang terdapat di dekat vagina. Hal tersebut apabila berlangsung dalam tempo yang lama, maka bisa menyebabkan terjadinya infeksi.

Wanita perlu mengetahui jika infeksi dapat berawal dari alat genitalia bagian luar. Kemudian infeksi berlanjut ke radang panggul, lantas bisa menyebabkan infeksi pada saluran kemih. Alangkah baiknya jika kebiasaan menyemprot air dengan selang ke vagina dihentikan, mengingat dampak buruk yang bisa muncul dari aktivitas tersebut.

Jika tidak disemprot, bagaimana caranya membersihkan vagina dari sperma?

Guna membersihkan sperma yang masuk setelah berhubungan seksual, sebenarnya tidak perlu sampai menyemprotkan air ke dalam vagina. Wanita cukup dengan membersihkan area bagian luar vagina saja, sehingga tidak perlu panik liang vagina menjadi kotor dengan sperma.

Pasalnya dalam beberapa waktu ke depan sel sperma yang telah mati, dengan sendirinya akan terdorong keluar melalui liang vagina. Wanita cukup membilas dengan air bersih, kemudian usahakan vagina segera dikeringkan setelah dibilas guna meminimalisir terjadinya kelembaban.

Selain itu jika tidak sangat dibutuhkan, hindari penggunaan sabun untuk membersihkan vagina. Harus diketahui jika pemanfaatan sabun yang ditujukan untuk membersihkan vagina dapat pula berdampak negatif, apabila bahan yang digunakan tidak steril. Konsultasikan ke dokter jika terjadi keluhan terkait luka pada organ intim, agar segera dicarikan solusi penangannya. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here