Bayi Lahir Caesar Rentan Alergi

SehatFresh.com – Jumlah kelahiran melalui operasi caesar meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Karena tidak ingin merasakan sakit saat melahirkan, kini banyak ibu hamil yang memilih untuk melahirkan secara caesar meski tidak ada indikasi medis yang mendasarinya. Operasi caesar juga seringkali dipilih karena orang tua telah menyiapkan tanggal lahir yang cantik untuk sang bayi.

Di sisi lain, bayi yang lahir secara caesar dihadapkan dengan berbagai masalah nantinya, salah satunya terkait kerentanannya terhadap alergi. Para ahli percaya bayi yang dilahirkan lewat persalinan normal memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat karena mereka sudah terpapar bakteri ibunya. Sejumlah penelitian pun telah dilakukan untuk meyakinkan hal ini.

Dr.Christine Cole Johnson dari Henry Ford Hopital, mengatakan bahwa paparan mikroorganisme sejak awal kehidupan bayi akan berdampak besar pada sistem kekebalan tubuhnya dan ketahanannya terhadap alergi. Tim peneliti mengamati 1.258 bayi dan menguji bayi itu ketika mereka berusia sebulan, enam bulan, setahun, dan dua tahun. Di usia dua tahun, ditemukan bahwa bayi yang lahir secara caesar lebih mungkin menderita alergi yang dipicu oleh alergen umum seperti kutu debu atau bulu anjing dan kucing.

Penelitian lain oleh Canadian Healthy Infant Longitudinal Development juga menemukan hal yang sama. Studi ini melihat data dari 24 bayi sehat. Bayi-bayi tersebut mewakili bayi Kanada, di mana 25 persen dilahirkan secara caesar dan 42 persen mendapatkan ASI ekslusif selama empat bulan.

Para peneliti menggunakan teknologi sekuensing DNA untuk menganalisa komposisi bakteri usus pada bayi. Teknologi tersebut merupakan suatu teknik yang memungkinkan deteksi semua mikroorganisme yang ada di dalam tubuh. Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa bayi yang lahir melalui operasi caesar kekurangan kelompok bakteri tertentu yang ditemukan pada bayi yang lahir secara alami, bahkan jika bayi itu diberikan ASI. Bayi yang diberikan susu formula dibandingkan dengan bayi yang diberi ASI juga memperlihatkan perbedaan bakteri usus yang signifikan.

Disimpulkan bahwa bayi yang lahir dari proses persalinan normal akan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat karena mewarisi bakteri sehat secara alami dari ibunya. Sementara bayi yang lahir dari proses caesar, karena tidak melewati jalan lahir dari ibunya, mereka akan menjadi lemah karena tidak tersentuh oleh bakteri yang dibawa oleh ibunya, yang penting untuk sistem kekebalan tubuh.

Kabar baiknya, banyak ahli menyebutkan bahwa kondisi ini masih bisa diperbaiki dengan pemberian nutrisi yang baik pada usia-usia pertama kehidupannya seperti memberikan ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan sang bayi. Bakteri probiotik dalam ASI mendukung pertumbuhan bifidobacteria yang memegang peranan penting dalam pengaktifan sistem kekebalan tubuh pada bayi.

Sumber gambar : mytororo.wordpress.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY