Bayi Mendengar dan Mengingat Sejak dalam Kandungan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pernahkah anda mendengar seorang ibu berbicara pada bayinya yang masih berada di dalam kandungan? Mungkin sebagian orang berkata bahwa hal itu tidak bermanfaat. Studi terbaru membuktikan bahwa sebenarnya bayi sudah mulai mendengar dan mengingat ketika masih di dalam perut. Ketika sang ibu berbicara pada bayi yang ada di dalam kandungannya, sang bayi tidak hanya mendengar tetapi juga mengingat kata-kata yang dibicarakan oleh sang ibu. Dengan berbicara hal-hal yang baik pada bayi yang masih di dalam kandungan, anda dapat memberikan landasan pengembangan bahasa pada bayi yang masih di dalam kandungan. Menurut penelitian terbaru, bayi mulai mendengarkan bahasa pada usia 10 minggu terakhir kehamilan.

Masih menurut penelitian tersebut, sebenarnya bayi yang baru lahir mampu membedakan suara ibu mereka dengan orang asing hanya dalam beberapa jam setelah lahir. Penulis studi tersebut, Patricia K. Kuhl, PhD mengatakan “Pesan utama bagi ibu baru bahwa bayi mereka mendengar, belajar dan mengingat saat akhir usia kehamilan. Otak mereka tidak harus menunggu hingga lahir untuk bisa menyerap informasi”. Hanya suara ibu saja yang dapat didengar oleh sang bayi karena bayi berada dalam tubuh ibu. Jadi, tidak semua suara dari luar dapat didengar dan diingat oleh bayi. Pengembangan bahasa dan kata-kata yang baik bisa mulai anda ajarkan ketika bayi masih berada di dalam kandungan.

Selain dengan pembicaraan-pembicaraan bahasa yang dibicarakan secara verbal, anda juga bisa memberikan stimulasi pada bayi dengan memperdengarkan suara dari tape atau radio. Anda bisa memilih berbagai jenis musik yang enak didengar. Mungkin yang paling populer adalah jenis musik klasik, tapi anda harus tahu bahwa pakar pediatrik setuju bahwa jenis musik lain pun cocok untuk stimulasi bayi di dalam perut, asalkan musik tersebut enak untuk didengar. Sebaiknya hindari memperdengarkan musik menggunakan headphone. Di dalam perut kandungan sudah terlalu banyak suara yang dapat menjadikannya bising. Memperdengarkan musik dengan headphone membuat suara yang masuk terlalu bising. Meski belum terbukti secara penelitian, ada kabar bahwa memperdengarkan musik menggunakan headphone pada anak dalam perut dapat menjadikan anak autis.

Stimulasi gerakan tangan juga bisa anda lakukan dengan membelainya. Anda bisa meletakan jari-jari anda pada bagian bawah perut (punggung bayi) sampai ke bagian atas perut (pantat bayi) dan ucapkan kata-kata lembut. Melakukan stimulas-stimulasi bayi sejak dalam kandungan akan mempermudah bayi untuk belajar. Kecerdasan bayi harus dimulai sejak masih dalam kandungan. Kata-kata ibu yang keluar akan dipelajari oleh bayi, berbicalah kata-kata yang baik dan lembut karena bayi sudah mulai bisa mengingatnya. Jika anda berbicara kasar dan kotor mungkin itu akan mempengaruhi pembelajaran bahasa dan perilakunya di masa mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here