Bayi Menendang Aktif Dalam Kandungan

SehatFresh.com – Menjadi seorang ibu akan lengkap jika kita sudah mengalami masa kehamilan. Kehamilan tidak hanya diinginkan oleh setiap wanita untuk menyempurnakan hidup mereka, namun juga amat dinanti oleh seorang suami sebagai bukti hasil cinta pernikahan dan juga sebagai penerus keterunannya. Pada masa kehamilan sangat banyak hal-hal baru yang dialami oleh ibu hamil, selain rasa mual dan ngidam di awal kehamilan. Bayi menendang kuat di minggu-minggu tertentu menjadi hal baru yang harus diketahui oleh ibu hamil, bayi menendang-nendang ternyata ada arti tersendiri. Berikut info tentang gerakan menendang bayi yang sering dialami oleh ibu hamil.

Gerakan bayi kemungkinan mulai dirasakan dalam kandungan oleh ibu hamil secara singkat diartikan sebagai pertanda bahwa calon bayi sedang aktif di dalam perut dan dapat pula diartikan sebagai tanda bahwa bayi ibu dalam keadaan sehat. Gerakan-gerakan lembut maupun kuat yang sering ibu rasakan biasanya mulai muncul ketika usia kehamilan sudah mencapai 18 minggu hingga 20 minggu. Jika ini bukanlah kehamilan Anda yang pertama kali, kemungkinan gerakan-gerakan lembut mulai Anda sadari ketika sudah mencapai usia kehamilan 15 hingga 18 minggu, namun belum mencapai gerakan bayi menendang kuat.

Ibu yang baru saja menjalani kehamilan dapat merasakan beberapa gerakan bayi pada usia kehamilan berusia 18 hingga 24 minggu. Namun hal itu disebabkan oleh faktor yang bisa mempengaruhi cepat atau tidaknya sang ibu dapat merasakan gerakan bayi, faktor tersebut ialah berat badan sang ibu, tempat plasenta, dan berapa kali sebelumnya anda mengalami kehamilan. Pada saat ibu melakukan aktivitas sehari-hari, itu bisa membuat bayi Anda terbuai hingga tertidur. Namun pada saat ibu sedang beristirahat, pada saat itu ibu baru merasakan kegiatan bayi tersebut. Setelah makan biasanya kadar gula di dalam darah meningkat sehingga dapat memberikan energi bagi bayi, atau ketika ibu cemas sang bayi juga akan merasakan hal yang sama. Berbeda ketika ibu sedang rileks, bayi akan terasa seperti sedang terbangun.

Setelah memasuki trimester ketiga atau usia kandungan memasuki tujuh bulan, biasanya dokter menganjurkan ibu untuk menghitung jumlah tendangan bayi setiap harinya. Pilihlah waktu yang tepat untuk merasakan tendangan bayi. Duduk dengan tenang atau berbaring pada satu sisi agar perhatian ibu tidak teralihkan. Hitung seluruh gerakan yang dilakukan seperti gerakan meninju dan menendang. Jika dalam kurun waktu satu jam tidak kunjung melakukan 10 gerakan, maka ibu harus segera mengkonsumsi buah-buahan, berbaring atau berjalan-jalan, itu berguna untuk membangunkan bayi tersebut. Jika dalam waktu dua jam gerakan yang bayi Anda hasilkan kurang ataupun lebih dari 10 gerakan maka segeralah konsultasikan pada dokter Anda.

Dr. Goist menuturkan, keluhan pada ibu hamil biasanya datang saat trimester ketiga, hal ini karena hanya ada sedikit ruang sementara ukuran bayi sudah semakin besar dan kuat sehingga gerakan yang timbul lebih signifikan.

Hingga saat ini secara medis tidak ada yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat gerakan bayi yang dikandung. Namun biasanya ibu hamil bisa berganti posisi atau berenang untuk membuat kondisinya menjadi lebih baik dan nyaman.

Sumber gambar : plus.google.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY