Benarkah Daun Mulbery Dapat Melancarkan ASI

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Cara terbaik untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan menyusui sesering mungkin. Hisapan bayi saat menyusui akan menstimulasi saraf guna memberi isyarat pada tubuh untuk meningkatkan produksi ASI. Tapi, di samping cara alamiah tersebut, kelancaran produksi ASI juga perlu ditunjang dengan asupan makanan yang tepat.

Daun katuk telah lama dikenal orang Indonesia sebagai bahan makanan yang membuat ASI lebih lancara. Menurut beberapa penelitian, daun katuk memang mengandung galactagogue, senyawa yang diyakini dapat meningkatkan produksi ASI. Tapi, selain daun katuk, masih ada beberapa makanan lain yang juga disebut-sebut baik untuk produksi ASI. Salah satunya daun mulberi. Tapi, apakah benar daun mulberi dapat meningkatkan produksi ASI?

Tanaman mulberi telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional China, terutama bagian daunnya sebagai teh herbal. Teh daun mulberi telah diteliti memiliki kandungan senyawa alami yang disebut DNJ (1-deoxynojirimycin) yang memiliki efek antidiabetes. Di dalamnya juga terdapat kandungan antioksidan yang dapat membantu menurunkan kolesterol dan trigliserida serta mengurangi peradangan dalam tubuh. Menariknya lagi, daun mulberi juga memiliki kandungan kalsium, potasium, zinc, asam folat, vitamin A, B1, B2 dan C.

Jika dilihat dari kandungan nutrisinya, tak heran bila daun mulberi disebut-sebut sebagai bahan makanan yang baik untuk ASI. Telah banyak pula artikel yang menyebutkan daun mulberi baik untuk produksi ASI. Daun mulberi tersebut dapat diolah dengan cara ditumis. Sayangnya, dalam kebanyakan artikel tersebut tidak jelas disebutkan alasan dan kandungan yang spesifik mengapa daun mulberi ini baik untuk meningkatkan kelancaran ASI para ibu menyusui.

Daun mulberi diyakini tidak menimbulkan toksisitas yang membahayakan. Namun, menurut beberapa sumber, diantaranya mulberrytea.org dan doctormurray.com, menyarankan agar ibu hamil, ibu menyusui, orang yang akan menjalani operasi untuk menghindari konsumsi teh daun mulberi. Pasalnya, efek daun mulberi terhadap kehamilan dan ibu menyusui belum didasari bukti ilmiah yang memadai.

Daun mulberi dapat menjadi masalah bagi yang memiliki penyakit ginjal karena kandungan potasium-nya yang tinggi. Selain itu, daun mulberi juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu. Jadi, ketika Anda mengalami masalah produksi ASI dan ada yang menyarankan untuk mengonsumsi daun mulberi (dalam bentuk teh ataupun tumis), lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kepercayaan Anda. Hal ini penting guna mencegah efek samping yang mungkin ditimbulkan mengingat kondisi tubuh tiap orang juga berbeda-beda. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here