Benarkah Penis Kecil Tanda Kurang Subur?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pria dengan penis besar memiliki tingkat kesuburan yang tinggi. Tidak sedikit orang yang beranggapan seperti itu. Benarkah pernyataan tersebut? Anda boleh bernapas lega, pasalnya ukuran penis seseorang tidak mempengaruhi peluang kehamilan istrinya.

Kesuburan pria tidak bisa diukur dari besar atau kecil dan panjang atau pendeknya penis seseorang. Pria yang punya penis kecil atau pendek masih bisa memiliki anak. Sebetulnya ukuran penis tidak berpengaruh dalam kesuburan pria, yang terpenting adalah kualitas sperma yang dihasilkan serta kesehatan organ reproduksinya

Sperma dihasilkan di dalam saluran reproduksi pria yaitu testes dan kemudian disimpan dan disalurkan apabila terjadi ejakulasi. Sel sperma akan matang dalam waktu kurang lebih 48 jam. Apabila ejakulasi terjadi lebih dari satu kali dalam waktu kurang dari 48 jam, maka kualitas sperma yang dihasilkan kurang maksimal karena sperma belum matang.

Kualitas sperma akan menurun sejalan dengan pertambahan usia, dari segi jumlah maupun pergerakannya yang melambat. Selain usia, kualitas sperma juga dipengaruhi oleh beberapa faktor pada pria seperti makanan dengan gizi kurang adekuat, stress, obesitas, obat-obat, merokok, atau pestisida yang terdapat dalam makanan.

Sementara itu, penyebab jumlah sperma yang kurang antara lain karena kelelahan, kurang istirahat, kegemukan, kebiasaan merokok dan minum minuman keras. Stres berkepanjangan, pengaruh lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri), suhu di sekitar testis yang terlalu panas hingga memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis.

Penyebab lain dari kurangnya jumlah sperma adalah ketidakseimbangan hormon testosteron, varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar), infeksi dan kelainan kromosom. Jadi, peluang kehamilan wanita lebih ditentukan oleh jumlah dan kualitas sel sperma yang dihasilkan oleh suami.

Akan tetapi, beda ceritanya kalau Anda mengidap mikropenis. Mikropenis adalah sebuah kelainan yang sangat langka di mana pria memiliki penis sangat kecil. Mikropenis bisa membuat seorang pria kesulitan ketika berhubungan seksual. Maka, peluang kehamilan istrinya pun jadi lebih kecil. Selain itu, sejumlah penelitian membuktikan kalau orang dengan penis sangat kecil biasanya memiliki jumlah sperma yang terbatas. Hal ini tentu akan membuatnya kurang subur.

Jangan khawatir, kondisi ini sangat jarang terjadi pada pria. Menurut data yang dicatat oleh situs kesehatan WebMD, hanya ada kira-kira 0,6 persen orang di dunia yang mengidap kelainan ini. Tolok ukur lain yang bisa dijadikan pendorong kehamilan seseorang adalah jarak anogenital. Jarak anogenital diukur dari anus ke tempat skrotum menempel pada tubuh. Rata-rata pria memiliki jarak anogenital adalah 5 cm.

Sebuah penelitian dari jurnal ilmiah Environmental Health Perspectives menguak bahwa semakin kecil jarak anogenital seorang pria, peluang kesuburannya jadi makin kecil. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk menguji keakuratan jarak anogenital sebagai tolok ukur kesuburan pria. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here