Benarkah Puasa Dapat Membuat Awet Muda?

SehatFresh.com – Puasa identik dengan waktu tepat untuk diet atau masa tubuh memperbaiki organ-organ pencernaan. Selama berpuasa tubuh melakukan proses detoksifikasi atau proses pengeluaran racun-racun dari dalam tubuh. Di dalam proses ini sel-sel tubuh yang mati akan digantikan oleh sel-sel yang baru. Ketika seseorang berpuasa tubuh membuang semua sampah di dalamnya.

Dari proses peremajaan ini tubuh akan terasa lebih segar, bugar, kulit lembut, dan berseri setelah menjalani puasa. Selain itu, Saat berpuasa tubuh mengalami penurunan kadar gula darah karena adanya penurunan hormon tiroid dan insulin.

Penelitian yang dilakukan oleh salah satu staf pengajar di Fakultas Universitas Indonesia mengungkapkan, “Pembatasan kalori dalam puasa telah memaksa tubuh menggenjot produksi antioksidan. Secara bersamaan, antioksidan menekan kandungan zat perusak radikal bebas. Alhasil, organ tubuh seperti ginjal, jantung, dan otak berfungsi lebih baik. Sel-sel tubuh juga tidak mengalami perusakan atau penuaan dini. Jadi, “Puasa bukan sekadar bikin awet muda”.

Perubahan juga terjadi pada organ yang paling penting yaitu otak. Sebagai organ pengendali seluruh kegiatan tubuh manusia, otak melakukan peremajaan sel-sel otak. Sel neuron yang telah mati atau sakit akan termakan oleh sel yang terdapat di dalam otak yaitu neuroglial cells. Dengan termakannya sel-sel mati ini membuat otak menjadi bersih dan sehat.

Kondisi jiwa yang tenang ketika berpuasa ditambah dengan semakin sehatnya otak dengan adanya neuroglial cells membuat seseorang terhindar dari setres. Tuntutan untuk menahan emosi selama berpuasa membuat seseorang mampu mengontrol diri dengan baik. Kemampuan pengendalian diri atau self control ini membuat psikis seseorang jauh lebih stabil. Pengendalian diri selama puasa juga memberikan jiwa lebih baik karena pikiran lebih terbuka menerima motivasi positif.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY