Benarkah Ukuran Payudara Mempengaruhi Produksi ASI ?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Apakah benar ukuran payudara mempengaruhi produksi ASI? Memang banyak mitos beredar berkaitan dengan ukuran payudara serta pengaruhnya terhadap produksi ASI. Dengan beranggapan jika payudara besar menghasilkan lebih banyak ASI dibandingkan payudara kecil?

Menurut Konselor Laktasi dr. Ambarsari Kusuma Ningtyas, jumlah produksi ASI tidak dapat ditentukan oleh ukuran besar atau kecilnya payudara. Memang, bentuk dan ukuran payudara mulai berubah saat usia kehamilan 13 minggu hingga satu bulan setelah persalinan. Payudara akan terus berubah setelah ibu melahirkan dan menyusui. Namun, itu tidak ada hubungannya dengan produksi ASI. ASI berasal dari dorongan hormon prolaktin dan oksitosin yang biasanya terjadi 2 atau 3 hari pasca-melahirkan. Hormon prolaktin yang memicu produksi ASI ini akan meningkat pada malam hari. Itu mengapa menyusui pada malam hari mampu menjaga pasokan ASI.

Di samping prolaktin, hasil produksi ASI juga terpengaruh oleh hormon oksitosin. Hormon ini dihasilkan otak sebagai bentuk reaksi terhadap rangsangan pada puting payudara ketika bayi menyusu. Saat terlepas, oksitosin akan memengaruhi pikiran dan perasaan ibu, membuatnya jadi lebih relaks, sehingga dapat membuat ASI mengalir lebih deras. Jauhkan pula pikiran negatif atau rasa khawatir yang dapat menghambat proses produksi ASI. Semakin sering dikeluarkan, baik dengan cara disusukan ataupun diperah, ASI berproduksi semakin banyak. Sempurnakan manfaat ASI dengan mengonsumsi makanan yang bernutrisi seperti sayuran hijau dan kacang-kacangan.

Faktor–faktor yang mempengaruhi produksi ASI

Banyak faktor yang memengaruhi jumlah produksi ASI selama ibu menyusui. Mulai dari kelahiran prematur, ibu yang obesitas, ibu memiliki tekanan darah tinggi selama hamil, merokok, hingga mengonsumsi obat-obatan tertentu. Pernah menjalani operasi payudara, terutama operasi pengecilan payudara, juga bisa menjadi penentu seberapa banyak ASI yang akan keluar nantinya.

Jumlah produksi ASI bisa ibu tingkatkan dengan melakukan berbagai hal berikut:

  • Diduga dengan mengonsumsi biji fenugreek, adas, bawang putih, sayuran berdaun hijau, jintan, ruku-ruku, adas sowa, labu, kacang lentil, kacang-kacangan, dan oat akan meningkatkan produksi ASI. Lebih baik diskusikan terlebih dahulu dengan dokter ibu.
  • Menyusui segera setelah melahirkan
  • Sering menyusui, 8-12 kali sehari pada minggu-minggu pertama setelah melahirkan.
  • Posisi tubuh dan mulut si kecil tepat.
  • Hindari alkohol dan nikotin.
  • Istirahat yang cukup.
  • Kelola stres.
  • Minum banyak air.
  • Memijat payudara.

Meski memiliki payudara kecil, ibu juga dapat menyusui Si Kecil dengan normal. Namun, jika ada keluhan atau masalah selama menyusui, segera kunjungi dokter ibu untuk mendapatkan solusi dan saran.semoga bermanfat. (NLT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here