Bentuk Gaya Hidup Hedonisme di Kalangan Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Gaya hidup hedonisme sudah menjamur ke seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali pada masyarakat Indonesia. Tidak hanya merasuk di kehidupan orang dewasa, hedonisme juga sudah hinggap di segala aktivitas remaja. Lantas bagaimana bentuk-bentuk gaya hidup hedonisme di kalangan remaja?

Hedonisme Bertentangan dengan Bangsa Indonesia

Hedonisme merupakan doktrin atau ajaran yang menganggap bahwa kesenangan adalah hal yang paling utama dalam kehidupan manusia. Tidak dipungkiri jika hedonisme merupakan paham yang dianut oleh pihak-pihak yang hanya mencari kesenangan hidup duniawi. Tentu saja gaya hidup hedonisme semacam ini, bertentangan dengan tujuan pendidikan nasional.

Tujuan pendidikan nasional secara tidak langsung tercermin dalam Pembukaan UUD 1945, dengan tujuan “mencerdaskan kehidupan bangsa”. Bangsa Indonesia bukan ingin menciptakan masyarakat yang hedonisme, namun menciptakan masyarakat yang memiliki nilai spiritual dan peduli pada sesama.

Bentuk Gaya Hidup Hedonisme pada Remaja

Realitanya hedonisme sebagai gaya hidup telah tercermin pada prilaku remaja sehari-hari. Remaja kini berlomba-lomba serta bermimpi untuk dapat hidup mewah. Selain itu gaya hidup seperti berfoya-foya menjadi fenomena lain yang kerap dilakukan para remaja.

Masyarakat Indonesia yang menjunjung budaya timur, sudah selayaknya menerapkan nilai-nilai agama dan norma sosial dalam kehidupan sehari-hari. Namun kenyataannya sebagian remaja justru melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak mencerminkan nilai-nilai agama dan norma sosial.

Misalnya saja remaja tidak risih mengumbar kemesraan di depan publik dengan bergandengan tangan atau berpelukan. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah aktivitas free sex atau seks bebas yang juga dilakukan remaja, seolah telah benar-benar teracuni gaya hidup hedonisme.

Faktor Penyebab Remaja Terpengaruh Hedonisme

Ada banyak berbagai faktor yang menyebabkan hedonisme menjamur di kalangan remaja. Faktor yang dapat memicu remaja menjadi hamba hedonisme adalah pengaruh lingkungan. Perilaku orang tua, teman, atau publik figur yang kerap muncul di layar televisi juga bisa menjadi penyebab remaja menjadi hedonis.

Orangtua yang lalai mengajarkan nilai-nilai agama dan norma sosial, tentu saja menjadikan anak tidak memiliki pegangan hidup ketika di masyarakat. Anak yang tumbuh remaja cenderung mengikuti gaya hidup yang dilihatnya di masyarakat, sehingga mudah sekali terjerumus pada pola hedonisme.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi remaja adalah buku bacaan dan tontonan. Buku bacaan dan tontonan secara tidak langsung mampu mencuci otak remaja, sehingga menjadi pribadi yang memegang prinsip-prinsip hedonisme. Semakin mudahnya akses internet, menambah bacaan dan tontonan yang berbau hedonisme semakin mudah didapatkan remaja.

Remaja melalui internet bisa melihat rekaman-rekaman tentang kehidupan masyarakat dari luar negeri, yang tentu saja bertolak belakang dengan adat ketimuran. Faktor-faktor tersebut sudah barang tentu menjadi perhatian orangtua, sehingga bisa membentengi anak remajanya agar tidak terjerumus lebih jauh pada pola hidup hedonisme. (APY).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here