Berapa Lama Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Tidur

SehatFresh.com – Penelitian telah membuktikan bahwa tidur bukan hanya sesuatu untuk mengisi waktu saat seseorang dalam kondisi tidak aktif. Tidur melibatkan banyak sekali aktifitas tubuh dan memiliki banyak pengaruh pada kesehatan. Waktu tidur yang cukup merupakan syarat untuk kesehatan. Waktu tidur ideal biasanya dipatok sekitar delapan jam per malam. Bila Anda tidak mendapatkan cukup tidur, Anda cenderung mudah merasa lelah, lesu, dan murung, dan mungkin memiliki kesulitan berkonsentrasi bahkan menjadi rentan sakit. Namun, beberapa peneliti telah menemukan bukti bahwa kurang tidur mungkin lebih baik daripada terlalu banyak tidur.

Mayo Clinic mematok tujuh sampai delapan jam sebagai waktu tidur yang ideal bagi orang dewasa. Orang yang tidur terlalu sedikit memiliki tingkat kematian yang lebih tinggi, tetapi hal tersebut juga berlaku pada orang-orang yang terlalu banyak tidur. Para peneliti menemukan bahwa orang yang tidur sekitar tujuh jam per malam memiliki tingkat kematian lebih rendah daripada mereka yang tidur umumnya delapan jam.

Para peneliti dari American Cancer Society dan University of California, San Diego School of Medicine melakukan studi selama enam tahun dengan melibatkan 1 juta orang dewasa yang berusia 30 tahun atau lebih. Peserta yang tidur enam sampai tujuh jam setiap malam memiliki tingkat kematian terendah. Orang-orang yang tidur lebih dari delapan jam atau kurang dari empat jam memiliki risiko kematian tertinggi. Namun, para peneliti tidak bisa mengisolasi alasan untuk penemuan mereka.

Kebutuhan tidur seseorang bervariasi berdasarkan usia. Bayi membutuhkan sekitar 16 jam tidur setiap hari, 11 jam untuk balita dan 10 jam untuk anak-anak usia sekolah. Bayi dan anak-anak harus mendapatkan waktu tidur yang cukup. Untuk remaja dan orang dewasa, waktu tidur yang idealnya adalah tujuh hingga delapan jam.

Terlalu banyak tidur mungkin tidak sehat, tapi terlalu sedikit dapat menimbulkan banyak efek negatif. Keduanya sama-sama tidak baik bagi kesehatan. Maka dari itu, pastikan waktu tidur Anda tercukupi setiap harinya, tidak kelebihan dan kekurangan. Hal ini dikarenakan tidur mendukung sistem kekebalan tubuh dan menjaga sistem saraf agar tetap bekerja dengan baik. Tidur juga membantu Anda berkonsentrasi dengan baik ketika sekolah atau bekerja. Jika Anda sangat sibuk, jangan kurangi waktu tidur Anda terlalu banyak. Pasalnya, kurang tidur membuat Anda menjadi lebih rentan terhadap penyakit dan membuat Anda kurang fokus sepanjang hari.

Penurunan waktu tidur dari 8 jam menjadi 5 jam telah diteliti mengakibatkan penurunan kadar leptin 15,5% dan peningkatan kadar ghrelin 14,9%. Leptin adalah hormon yang berasal dari sel lemak yang bersifat mengurangi nafsu makan. Sedangkan ghrelin merupakan peptida yang berasal dari lambung yang meningkatkan nafsu makan. Berkurangnya kadar leptin dan meningkatnya kadar ghrelin membuat nafsu makan meningkat sehingga membuat Anda rentan obesitas atau kelebihan berat badan. Obesitas merupakan faktor risiko yang paling berpengaruh pada penyakit jantung yang berhubungan dengan risiko kematian.

Sumber gambar : www.techno.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY