Berbagai Penyakit Sistem Peredaran Darah

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sistem kardiovaskular atau sistem peredaran darah merupakan sistem dari tubuh yang terdiri dari jantung, darah, dan pembuluh darah. Sistem kardiovaskular bertanggung jawab untuk mengangkut darah serta berperan dalam menstabilkan suhu dan pH tubuh manusia. Sistem kardiovaskuler yang sehat ditandai dengan proses sirkulasi yang normal, apabila sirkulasi terhambat akibat tidak normalnya organ-organ penyusun sistem kardiovaskuler, hal tersebut dapat menimbulkan berbagai penyakit yang bisa mengarah ke kematian.

Pada saat ini, gangguan pada sistem kardiovaskuler merupakan penyebab kematian paling tinggi di dunia. Pada awalnya, gangguan pada sistem kardiovaskuler seringkali tidak terdeteksi dan gangguan tersebut baru bisa terdeteksi pada saat penyakit sudah dalam keadaan akut. Sistem kardiovaskular sangat vital, sehingga gangguan pada sistem kardiovaskular dapat berakibat fatal bagi kesehatan. Ada banyak macam penyakit kardiovaskular, tetapi yang paling umum dan paling terkenal adalah penyakit jantung dan stroke. Sebagian besar kasus kelainan jantung baru terdeteksi saat terjadi serangan jantung.

Ada berbagai penyakit sistem kardiovaskular, diantaranya:

  • Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung koroner disebabkan karena adanya penyempitan pembuluh darah yang memasok otot jantung. Pembuluh darah ini disebut pembuluh darah (arteri) koroner. Kondisi ini menghambat jumlah darah yang masuk ke jantung dan meningkatkan tekanan darah.. Penyakit jantung koroner disebabkan faktor resiko seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, merokok, obesitas, diabetes, kurang aktifitas fisik, usia dan faktor keturunan.

  • Penyakit Jantung Bawaan

Cacat atau penyakit jantung bawaan adalah salah satu cacat lahir yang paling umum. Kondisi ini mengacu pada cacat pada struktur jantung, atau pembuluh darah besar yang membawa darah dari dan ke jantung. Beberapa bayi dilahirkan dengan jantung yang lemah atau lubang di jantung mereka. Kondisi tersebut dapat diperbaiki dengan operasi, tetapi tidak selalu berhasil. Apa yang menyebabkan cacat jantung bawaan masih belum diketahui dengan pasti, tetapi faktor-faktor tertentu telah diyakini meningkatkan risiko penyakit ini..

  • Stroke

Stroke terjadi karena pembuluh darah di otak tersumbat atau pecah. Umumnya stroke ditandai dengan timbulnya gangguan saraf (defisit neurologis) fokal atau global, yang berlangsung lebih dari 24 jam. Gejala umum dari stroke umumnya ditandai dengan gangguan fungsi bagian tubuh tertentu seperti wajah yang tidak simetris, artikulasi bicara menjadi pelo, atau lengan dan tungkai menjadi lemah. Kelemahan pada lengan dan tungkai biasanya hanya menyerang satu sisi tubuh saja, kanan atau kiri, dan sangat jarang sekali terjadi pada kedua sisi tubuh secara bersamaan di waktu yang sama.

  • Gagal Jantung Kongestif

Gagal jantung kongestif adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Jantung dikatakan gagal bukan karena berhenti bekerja, namun karena tidak mampu memompa darah dengan kuat sebagaimana mestinya. Hal ini mengakibatkan darah berbalik ke paru-paru dan bagian tubuh lainnya. Orang yang berisiko mengalami gagal jantung kongestif antara lain adalah orang yang memiliki tekanan darah tinggi, gangguan irama detak jantung, serangan jantung, dan obesitas.

  • Penyakit Jantung Rematik

Penyakit ini terjadi karena kerusakan otot jantung dan katup jantung akibat demam rematik (rheumatic fever) yang disebabkan oleh bakteri streptokokus. Demam rematik adalah kondisi peradangan pada persendian (artritis) dan jantung (karditis). Penyakit jantung rematik disebabkan karena terjadi kerusakan pada seluruh dan selaput jantung.

  • Penyakit Katup Jantung

Penyakit jantung katup dapat mempengaruhi satu atau lebih dari empat katup-katup jantung aorta dan mitral jantung kiri, dan katup paru dan trikuspid dari jantung kanan. Empat katup jantung tersebut bertanggung jawab untuk menjaga aliran darah dan mencegah kebocoran darah. Penyakit katup jantung umumnya disebabkan oleh kebocoran darah atau regurgitasi (disebabkan oleh kegagalan katup untuk menutup dengan benar), dan penyempitan pembukaan katup, yang disebut sebagai stenosis.

  • Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah penyakit pada otot jantung, yang umumnya diwariskan dari anggota keluarga (faktor  turunan). Beberapa kelainan medis menyebabkan berbagai tipe kardiomiopati, tetapi semua tipe kardiomiopati mempunyai satu persamaan yaitu menurunkan fungsi efisiensi dari otot jantung dan menghilangkan kemampuan jantung untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

  • Aritmia Jantung

Aritmia jantung merujuk pada denyut jantung tidak teratur yang ditandai dengan aktivitas listrik jantung yang tidak teratur. Kondisi ini mengakibatkan detak jantung bisa menjadi terlalu cepat (takikardia) atau terlalu lambat (bradikardia). Aritmia dapat terjadi pada atrium atau ventrikel, dan biasanya tidak mengancam jiwa.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY