Berbagai Sumber Elektrolit Alami Untuk Tubuh

SehatFresh.com – Pola makan sehat menyediakan elektrolit yang dibutuhkan tubuh agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Elektrolit merupakan mineral bermuatan listrik yang membantu tubuh menjaga keseimbangan cairan yang tepat. Ginjal bekerja keras untuk menjaga elektrolit pada tingkat yang tepat. Tubuh akan kehilangan elektrolit ketika berkeringat, seperti karena latihan intens atau cuaca panas.

Jika Anda makan diet seimbang, Anda mungkin mendapatkan semua elektrolit yang tubuh butuhkan. Namun, keadaan seperti berolahraga untuk waktu yang lama dalam cuaca panas atau serangan diare atau muntah dapat menyebabkan kekurangan elektrolit. Anda dapat mengisi kembali elektrolit yang hilang dengan makan makanan dan minum cairan kaya elektrolit. Kalsium, kalium, magnesium, fosfor, natrium dan klorida adalah elektrolit yang paling umum. Tubuh membutuhkan mineral kalsium, kalium, natrium dan magnesium untuk melakukan fungsi biokimia normal yang juga mineral-mineral tersebut berperan ganda sebagai elektrolit.

  • Kalsium

Kalsium adalah mineral elektrolit yang paling berlimpah dalam tubuh dan memainkan peran penting dalam kesehatan tulang dan gigi. Mempertahankan kalsium pada kadar yang tepat selama hidup dapat melindungi Anda dari osteoporosis. Banyak makanan mengandung kalsium, tetapi sumber terkaya termasuk yogurt, kacang polong dan susu skim.

  • Kalium

Kalium membantu tubuh memecah karbohidrat dan mengatur aktivitas listrik jantung. Kalium ditemukan dalam berbagai makanan. Bahan makan yang banyak mengandung kalium termasuk daging merah, ayam dan ikan. Sayuran seperti brokoli, kentang, tomat dan kacang polong juga kaya kalium. Sedangkan, buah yang tinggi tinggi kalium meliputi pisang, kiwi, melon, aprikot dan buah jeruk.

  • Magnesium

Setiap organ dalam tubuh bergantung pada magnesium. Mineral ini membantu menjaga kadar kalsium, kalium, seng, tembaga dan vitamin D yang tepat. Secara alami, asupan magnesium bisa diperoleh dari kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran berdaun hijau, labu dan biji labu.

  • Fosfor

Sama halnya dengan kalsium, fosfor membantu mempertahankan tulang dan gigi yang kuat. Mineral ini memainkan peran dalam pertumbuhan, perbaikan dan pemeliharaan sel-sel tubuh serta membantu tubuh memproduksi energi dari karbohidrat dan lemak. Buah-buahan dan sayuran mengandung sangat sedikit fosfor. Daging dan produk susu menyediakan sumber fosfor yang utama dalam diet Anda.

  • Natrium dan klorida

Terlalu banyak natrium dapat menyebabkan efek kesehatan yang merugikan, sementara sejumlah kecil natrium sangat penting untuk kesehatan. Sodium membantu mengatur volume darah dan tekanan darah. Makanan seperti susu, bit dan seledri mengandung natrium alami. Klorida ditemukan secara alami dalam makanan seperti rumput laut, tomat, seledri, dan zaitun. Natrium klorida yang juga dikenal sebagai garam meja, adalah bentuk natrium yang paling umum.

Sumber gambar : pohroh.desa.id

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY