Berhubungan Seksual Tanpa Rasa Sakit

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Berhubungan seksual adalah metode dasar reproduksi manusia, secara prinsip pun hubungan seksual adalah tindakan senggama yang dilakukan oleh manusia. Namun tidak jarang wanita sering mengalami rasa sakit pada saat melakukan hubungan seksual, sebuah studi di Universitas Michigan, menemukan bahwa setidaknya satu dari empat wanita pernah mengalami nyeri vulva kronis di beberapa titik sensual saat berhubungan seksual. Jenis rasa sakit ini biasanya disebut dengan vulvodynia, Vulvodynia adalah rasa sakit kronis yang timbul di daerah sekitar pembuaan vagin (vulva) yang penyebabnya tidak dapat diidentifikasi, rasa sakit yang timbul adalah seperti terbakar, keadaan ini akan membuat Anda tidak bergairah lagi dalam melakukan hubungan intim. Selain menyebabkannya wanita untuk tidak berhubungan intim Vulvodynia juga dapat melemahkan otot panggul dan dapat menyebabkan cedera atau kejang saat berhubungan seksual.

Selain Vilvodynia ada penyebab rasa sakit lain yaitu Dyspreunia ini adalah nyeri pada genital yang selalu menetap atau sering terjadi berulang-ulang ketika berhubungan seksual penyebab rasa sakitnya bisa dari segi fisiologis tentu keadaan ini akan menyebabkan tekanan pada penderita secara personal.

Nyeri yang hadir pada saat berhubungan intim dapat mengganggu aktivitas hubungan seksual Anda. Menurut Harvard Health Publications, jutaan wanita pernah mengalami nyeri sebelum, selama dan sesudah berhubungan seks. Para ahli kemudian sepakat bahwa hal ini disebabkan oleh ketidaknyamanan fisik dan emosional. Selain Mulai dari menopause, infeksi jamur atau bakteri, masalah pada rahim, Penyakit Menular Seksual (PMS), sedikit pelumasan, sampai masalah emosional bisa menjadi penyebab dari nyeri yang dirasakan.

Seperti penjelasan diatas bahawa nyeri dapat ditimbulkan melalui berbagai macam sebab, Lalu bagaimana caranya agar terhindar dari rasa nyeri tersebut? berikut adalah cara untuk menghindari rasa nyeri pada saat berhubungan seksual.

  • Berkomunikasi. Komunikasi juga penting dilakukan pada saat berhubungan seksual karena dengan berkomunikasi pasangan jadi mengetahu apa pendapat Anda, apa yang Anda sukai dan tidak, jika ada salah satu pasangan yang mengalami gangguan emosional komunikasi juga berguna untuk pasangan Anda mengetahui suasana hati Anda, jika sedang mengalami gangguan emosi sebaiknya Anda berdua melakukan relaksasi sehingga stres bisa diatasi, untuk membuat Anda lebih rileks Anda dapat mencoba melakukan massage atau mandi air hangat sebelum berhubungan seksual sehingga emosi Anda bisa lebih tenang
  • Ganti posisi. Langkah ini bisa diambil untuk mencegah nyeri pada saat melakukan hubungan seksual.
  • Jangan terburu-buru. Rasa sakit biasanya terjadi karena penetrasi yang terlalu dini dilakukan oleh pasangan. Jika diperlukan Anda dapat mengatakan kepada pasangan untuk menambah waktu foreplay agar menghasilkan pelumasan yang cukup.
  • Foreplay. Anda bisa meminta pasangan untuk menyentuh bagian tubuh Anda yang sensitif agar mudah terangsang. Ingat, jangan lakukan penetrasi hingga Anda benar-benar terangsang dan cairan lubrikasi atau pelumas cukup.
  • Gunakan pelumas. Jika cairan lubrikasi alami tidak bisa membantu meredakan sakit, Anda bisa menggunakan produk pelumas. Penggunaan pelumas pun tidak boleh sembarangan, jika ingin menggunakan produk ini maka ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter.

Itulah tadi beberapa cara untuk meringankan atau terhindar dari rasa nyeri pada saat berhubungan seksual, namun apabila sakit yang ditimbulkan adalah karena penyakit maka Anda dapat berkonsultasi dengan Dokter agar cepat diatasi.Apabila penyebabnya adalah sakit, maka segera hubungi dan konsultasikan dengan dokter sehingga problem sakit segera bisa diatasi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY