Bersepeda dan Kesuburan Pria

SehatFresh.com – Penelitian terbaru menemukan bahwa bersepeda tidak menyebabkan infertilitas pria dan disfungsi ereksi, tetapi bersepeda mungkin meningkatkan risiko kanker prostat pada pengendara yang berusia lebih dari 50 tahun. Meskipun bersepeda dianggap sebagai kegiatan yang sehat, serta membantu menurunkan risiko diabetes, penyakit jantung, dan stroke, namun bersepeda diduga berpengaruh pada kesuburan seorang pria. Apa itu sepenuhnya benar?

Penelitian dari Boston University yang melibatkan 2.200 pria menemukan bahwa pria yang bersepeda secara rutin memiliki jumlah dan kualitas sperma yang kurang baik bahkan jika dibandingkan dengan pria yang tidak berolahraga sama sekali. Para peneliti yakin bahwa tekanan dan kenaikan suhu pada alat reproduksi pria sewaktu mereka bersepeda adalah penyebab utama dari menurunnya kualitas sperma.

Penurunan kualitas sperma ini dapat terjadi akibat dua hal, yaitu trauma dan peningkatan suhu tubuh. Trauma dapat timbul di daerah skrotum atau testis dan biasanya terjadi akibat benturan atau juga penekanan yang lama dengan sadel sepeda. Sedangkan panas atau peningkatan suhu dapat timbul akibat pemakaian celana yang terlalu ketat dengan bahan tidak menyerap keringat serta friksi yang timbul saat bersepeda, baik dengan tubuh maupun sadel sepeda.

Olahraga bersepeda juga telah dikaitkan dengan dengan peningkatan kadar protein PSA (antigen spesifik prostat), yang dapat menjadi tanda kanker prostat. Hal ini disebabkan karena tekanan pelana sepeda dapat memijat atau sedikit melukai prostat dan menyebabkan peradangan, sehingga menaikkan kadar protein PSA. Ada penelitian juga yang menunjukkan bahwa peningkatan waktu bersepeda lebih dari 8.5 jam seminggu terkait dengan kemungkinan risiko terkena terkena kanker prostat yang lebih tinggi. Namun, para ahli lain mengatakan bahwa hasil penelitian ini harus ditafsirkan dengan hati-hati, karena mungkin tidak ada penyebab dan efek yang terjadi langsung.

Secara umum, berolahraga tidak berefek buruk terhadap tingkat kesuburan pria. Pada beberapa kasus, justru berolahraga yang dilakukan secara teratur dapat membantu beberapa masalah terkait kesuburan pria, seperti untuk membantu mengatasi ejakulasi dini atau perbaikan kualitas sperma. Anda tidak perlu terlalu khawatir kesuburan akan terganggu apabila Anda bersepeda dengan baik dan benar. Bersepeda dengan tingkat sedang memiliki banyak manfaat kesehatan yang menguntungkan, sehingga lebih besar manfaatnya dibanding resikonya.

Umumnya, masalah kesuburan ini lebih dikhawatirkan terjadi pada para atlet sepeda. Bagi Anda yang hobi bersepeda, Anda tidak perlu mencemaskan hal ini. Anda bisa mencegah dan mengurangi resikonya dengan memilih sadel sepeda yang nyaman atau yang dirancang khusus untuk mengurangi tekanan pada testis. Sebaiknya, hindari juga jalanan berbatu atau jalan yang berpotensi menimbulkan goncangan dan hentakan antara sadel dan badan.

Sumber gambar : health.kompas.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY