Bersosialisasi dengan Orang Lain Dapat Memaksimalkan Potensi Otak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sebagai makhluk hidup kita saling membutuhkan satu sama lain karena pada hakikatnya kita tidak bisa hidup tanpa orang lain dan satu sama lain saling membutuhkan. Cara seseorang berkomunikasi dengan orang lain yaitu dengan cara bersosialisasi. Sosialisasi merupakan suatu proses pembelajaran seseorang untuk mempelajari kehidupan sesuai nilai, norma dan kebiasaan yang ada dalam suatu masyarakat atau kelompok dimana seseorang tersebut berada. Peranan pola hidup dalam masayarakat norma dan kebiasaan masyarakat merupakan suatu unsur dalam sosialisasi.

Tujuan dari bersosialisasi yaitu untuk memberikan keterampilan kepada seseorang untuk dapat hidup bermasyarakat, mengembangkan kemampuan seseorang agar dapat dan mampu hidup bermasyarakat dan mengembangkan fungsi-fungsi organik seseorang melalui intropeksi diri yang tepat. Selain itu, bersosialisasi bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai dan kepercayaan kepada seseorang yang mempunyai tugas pokok dalam masyarakat

Tahukah anda apabila melakukan sosialisasi dengan orang lain dapat memaksimalkan potensi otak?

Bersosialisasi dengan orang lain memiliki manfaat untuk memaksimalkan potensi otak. Hal ini dikarenakan otak akan terus bekerja dan terus terasah untuk menerima wawasan baru, mengemukakan ide-ide baru, mengemukakan ide baru, serta mengingat hal-hal yang lebih spesifik tentang teman. Bersosialisasi yang bermanfaat untuk potensi otak juga berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan fungsi otak serta menurunkan resiko terjadinya demensia.

Demensia merupakan suatu kondisi terjadinya penurunan kemampuan pada otak untuk mengingat, berfikir secara logis dan memahami suatu perkara sekaligus mencari sebuah solusi yang harus diatasi untuk menyelesaikan sebuah permasalahan. Kejadian tersebut lebih beresiko terjadi pada orang-orang yang lanjut usia. Hal ini terbukti melalui suatu penelitian tentang dampak manusia yang aktif dan sering bersosialisasi dengan orang lain. Penelitian ini dilakukan pada 256 orang dewas berusia lebih dari 85 tahun selama 4 tahun tanpa membedakan tingkat pendidikan dan jenis kelamin. Hasil dari penelitian tersebut hasilnya cukup mengejutkan dari seluruh peserta uji yang terbiasa bersosialisasi dengan orang lain di segala bidang kreativitas 73% diantaranya memiliki resiko lebih rendah untuk mengalami demensia ringan.

Menurut sebuah penelitian tersebut menyatakan bahwa seseorang yang dalam usia lanjut yang aktif bersosialisasi dengan orang lain dang berprofesi di bidang karya seni cenderung memiliki daya konsentrasi yang lebih kuat dibandingkan dengan orang seusianya yang tidak aktif dan jarang melakukan sosialisasi dengan orang lain. Hal tersebut disebabkan karena bentuk kegiatan atau suatu pekerjaan yang melibatkan terjadinya interaksi dengan orang lain lebih menyimpan potensi untuk meningkatkan fungsi kognitif dalam jangka panjang. Selain bisa dirasakan oleh orang yang lanjut usia manfaat bersosialisasi bisa dirasakan oleh setiap orang dengan beragam usia.

Menurut penelitian menyatakan bahwa semakin banyak melakukan sosialisasi dengan orang lain di usia muda, maka akan memiliki kesehatan yang lebih baik untuk jangka pendek dan jangka panjang di usia tua nanti. Selain itu memiliki kemampuan dan terus melatih kehidupan bersosialisasi dan berinteraksi dengan orang lain di usia muda sama hal nya kita mengkonsumsi makanan sehat dan aktif berolahraga. Tidak hanya baik untuk memaksimalkan potensi otak tetapi dengan bersosialisasi juga memiliki manfaat bagi kesehatan fisik. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here