Bisul

Bisul merupakan benjolan menyakitkan berisi nanah yang terbentuk di bawah kulit ketika bakteri menginfeksi dan meradang satu atau beberapa folikel rambut. Bisul awalnya timbul sebagai benjolan merah yang menyakitkan. Benjolan biasanya terisi nanah dengan cepat tumbuh lebih besar dan lebih menyakitkan hingga pecah. Karbunkel adalah sekelompok bisul yang membentuk area infeksi yang terhubung di bawah kulit.

Bisul biasanya dapat diobati di rumah, tapi jangan pernah mencoba menusuk bisul karena hal tersebut hanya akan menimbulkan infeksi. Segera hubungi dokter jika Anda memiliki bisul yang sangat menyakitkan, berlangsung lebih dari dua minggu yang disertai demam.

Gejala
Bisul dapat muncul di area kulit mana saja terutama pada wajah, leher, ketiak, bokong atau paha. Tanda dan gejala bisul biasanya meliputi:
• Benjolan merah menyakitkan yang berukuran seperti kacang polong.
• Kulit di sekitar benjolan menjadi bengkak dan memerah.
• Benjolan semakin membesar selama beberapa hari karena terisi nanah.
• Permukaan atas benjolan muncul ujung kuning-putih yang akhirnya pecah dan memungkinkan nanah mengalir keluar.

Karbunkel adalah sekelompok bisul yang membentuk daerah infeksi yang terhubung. Karbunkel sering terjadi di bagian belakang leher, bahu atau paha. Dibandingkan dengan bisul tunggal, karbunkel dapat menyebabkan infeksi yang lebih dalam dan lebih parah serta lebih cenderung meninggalkan bekas luka. Orang yang memiliki karbunkel sering merasa tidak enak badan dan mungkin mengalami demam dan menggigil.

Kapan harus ke dokter?
Bisul tunggal yang berukuran kecil bisa Anda obati sendiri di rumah. Segera pergi ke dokter jika Anda mengalami beberapa bisul pada saat yang sama atau jika bisul:
• Muncul di wajah
• Memburuk dengan cepat dan sakitnya tidak tertahankan
• Menyebabkan demam
• Berukuran lebih dari 2 inchi (5 cm)
• Tidak sembuh dalam dua minggu

Penyebab
Sebagian besar bisul disebabkan oleh Staphylococcus aureus, sejenis bakteri yang biasa ditemukan pada kulit dan dalam hidung. Bisul terkadang timbul di lokasi di mana kulit telah rusak oleh cedera kecil atau gigitan serangga yang memungkinkan masuknya bakteri.

Faktor risiko
• Bersentuhan dengan seseorang yang memiliki infeksi Staph: Anda lebih mungkin untuk mengembangkan infeksi jika Anda tinggal dengan seseorang yang memiliki bisul atau karbunkel.
• Diabetes: Penyakit ini dapat membuat tubuh sulit untuk melawan infeksi, termasuk infeksi bakteri dari kulit.
• Kondisi kulit lainnya: Masalah kulit seperti jerawat dan eksim membuat Anda lebih rentan terhadap bisul dan karbunkel.
• Sistem imun yang terganggu: Jika sistem kekebalan tubuh terganggu untuk alasan apapun, Anda lebih rentan terhadap bisul dan karbunkel.

Komplikasi
Bakteri dari bisul atau karbunkel dapat memasuki aliran darah dan berjalan ke bagian lain dari tubuh. Penyebaran infeksi umumnya dikenal sebagai keracunan darah (sepsis) yang dapat menyebabkan infeksi mendalam pada tubuh seperti pada jantung (endokarditis) dan tulang (osteomyelitis).

Tes dan diagnosa
Dokter biasanya mendiagnosa bisul dan karbunkel hanya dengan melihat kondisi pada kulit Anda. Tapi jika Anda memiliki infeksi berulang atau infeksi yang tidak menanggapi pengobatan standar, dokter mungkin menyarankan pemeriksaan sampel darah di laboratorium. Tes ini dilakukan untuk menentukan antibiotik terbaik untuk melawan bakteri, karena banyaknya jenis bakteri yang menyebabkan bisul telah menjadi resisten terhadap beberapa jenis antibiotik.

Perawatan dan pengobatan
Bisul ringan dapat diatasi dengan pengaplikasian kompres untuk meredakan rasa sakit dan mendorong keluarnya nanah secara alami. Untuk bisul dan karbunkel yang lebih besar, pengobatan meliputi:
• Insisi dan drainase: Dokter mungkin menguras nanah dari bisul atau karbunkel dengan membuat sayatan kecil di ujung. Infeksi dalam yang tidak dapat benar-benar terkuras dapat dibalut dengan kasa steril untuk membantu menyerap dan menghilangkan nanah tambahan.
• Antibiotik: Dokter mungkin meresepkan antibiotik untuk membantu menyembuhkan infeksi berat atau berulang.
Gaya hidup dan pengobatan di rumah
Untuk bisul kecil, saran di bawah ini dapat membantu menyembuhkan infeksi lebih cepat dan mencegahnya menyebar.
• Kompres hangat: Aplikasikan kompres hangat ke daerah yang terkena beberapa kali sehari. Hal ini dapat membantu pecahnya bisul dan mengeringkan bisul lebih cepat.
• Jangan pernah memencet bisul karena hal tersebut dapat membuat infeksi menjadi menyebar.
• Mencegah kontaminasi: Cuci tangan dengan bersih setelah mengobati bisul. Cuci juga pakaian, handuk atau kompres yang telah menyentuh daerah yang terinfeksi terutama jika Anda memiliki bisul berulang atau karbunkel.

Pengobatan alternatif
Tea tree oil yang diekstrak dari daun pohon teh Australia (Melaleuca alternifolia) telah digunakan selama berabad-abad sebagai zat antiseptik, antibiotik dan antijamur. Tea tree oil juga digunakan secara topikal untuk mengobati bisul, meskipun tidak ada bukti ilmiah yang kuat. Tea tree oil dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, jadi pastikan untuk berhenti menggunakannya dan memberitahu dokter Anda jika Anda memiliki masalah dengan penggunaannya.

Pencegahan
Bisul tidak selalu mungkin untuk dicegah terutama jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang bermasalah, langkah-langkah berikut dapat membantu Anda menghindari infeksi Staph:
• Cuci tangan secara teratur dengan sabun yang lembut atau gunakan antiseptik berbasis alkohol. Mencuci tangan dengan benar merupakan pertahanan terbaik terhadap kuman.
• Pastikan luka atau lecet tetap bersih dan ditutupi dengan perban kering yang steril.
• Hindari berbagi barang pribadi seperti handuk, seprai, pisau cukur, pakaian dan peralatan olahraga. Infeksi Staph dapat menyebar melalui benda serta dari orang ke orang. Jika Anda memiliki luka atau sakit, cucilah handuk dan linen menggunakan deterjen dan air panas dengan menambahkan pemutih dan mengeringkannya di pengering panas.