Boleh Apa Tidak Jika Penderita Jantung Koroner Ikut Berpuasa?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Penyakit jantung koroner (PJK) adalah penyakit yang diakibatkan oleh penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah terutama akibat kolesterol. Beberapa faktor pemicu penyakit ini sebenarnya bisa dikontrol oleh kita yaitu pola makan yang tidak sehat, tekanan darah dan kadar kolesterol darah tidak terkontrol, kurangnya olahraga, stress, rokok dan alkohol.

Keluhan penderita penyakit jantung koroner bervariasi umumnya berupa nyeri dada yang dirasakan di daerah bawah tulang dada agak ke sebelah kiri dengan rasa seperti beban berat, ditusuk-tusuk. Ada pula rasa terbakar yang terkadang menjalar ke rahang, lengan kiri dan ke belakang punggung, serta disertai keringat yang banyak.

Manfaat berpuasa yang didapat bagi penderita penyakit jantung juga banyak, seperti menekan bahkan menghentikan beberapa faktor risiko, misalnya rokok dan alkohol. Dari sekian risiko tersebut, risiko pola makan mungkin adalah yang paling dapat kita atur. Untuk menjaga keseimbangan aliran darah koroner yang baik, penderita PJK diharuskan untuk mengonsumsi obat-obatan setiap hari.

Kebutuhan untuk mengonsumsi obat pada penderita PJK saat berpuasa dapat disiasati dengan mengatur waktunya. Waktu minum obat yang semula pagi atau siang hari, dapat diubah menjadi saat sahur atau berbuka. Waktu minum obat malam hari biasanya tidak mengalami perubahan.

Selain obat, penderita PJK stabil juga dianjurkan untuk berolahraga. Frekuensi latihan dianjurkan antara 3 sampai 5 kali seminggu dan lamanya latihan masing-masing 30 menit dan sebaiknya latihan dilakukan secara rutin. Pada saat berpuasa, latihan sebaiknya tetap dilakukan sesuai kemampuan. Waktu latihan sebaiknya menjelang berbuka puasa untuk mengurangi risiko dehidrasi dan kadar gula darah yang terlalu rendah. Olahraga yang dianjurkan adalah latihan dengan intensitas ringan sampai sedang atau sesuai kemampuan. Jalan kaki, bersepeda atau berenang merupakan jenis latihan yang sering dipilih.

Ada beberapa tips pola makan sehat bagi penderita jantung koroner saat berpuasa:

  1. Makan dengan porsi kecil untuk menghindari rasa penuh atau begah. Rasa begah akan menekan jantung.
  2. Konsumsi cukup makanan berserat tinggi (sereal, beras merah sayur dan buah-buahan).
  3. Ikan laut segar adalah sumber protein terbaik juga mengandung omega 3 yang baik untuk kesehatan sistem sirkulasi darah.
  4. Sempurnakan dengan kebutuhan nutrisi ada dengan suplemen nutrisional yang baik untuk kesehatan jantung dan yang dapat mengontrol tekanan darah dan kolesterol seperti minyak ikan.
  5. Sebaiknya ikuti juga cara diet penderita maag untuk menghindari perangsangan berlebihan pada lambung. Asam lambung tinggi dan kembung juga menekan jantung. Dalam hal ini yang harus dihindari adalah makanan atau minunan bergas (minuman berkarbonasi, pisang atau buah terlalu matang, tape singkong atau ketan, kol, anggur, ubi jalar dan singkong).
  6. Hindari makanan berlemak tinggi seperti jeroan, santan, daging kambing, mentega, gemuk atau tetelan atau gajebo, keju, tunjang atau kikil dan kulit ayam.
  7. Hindari makanan olahan atau instan karena makanan instan umumnya tinggi sodium (natrium).
  8. Hindari atau kurangi goreng-gorengan, gunakan minyak hanya untuk menumis.
  9. Hindari ikan asin dan kurangi garam dapur atau gantu garam dapur anda dengan garam diet (rendah natrium).
  10. Untuk suplemen-suplemen yang dapat mengencerkan darah, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter anda agar tidak kontraindikasi dengan obat yang anda minum.

Semua hal tersebut yang sudah dipaparkan sebelumnya dapat diterapkan bagi penderita PJK stabil yang menjalankan ibadah puasa. Dan pastikan anda konsultasi dulu dengan dokter untuk memastikan kondisi penyakit jantung yang anda alami tidak beresiko tinggi untuk menjalankan puasa. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here