Bolehkah Ibu Hamil Berjemur Dibawah Sinar Matahari?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Seorang wanita yang sedang dalam masa kehamilan dan menyusui sangatlah membutuhkan asupan vitamin D yang cukup karena berfungsi untuk mencegah terjadinya gangguan pada tulang, sehingga hal ini membuat ibu hamil dianjurkan untuk mengasup vitamin D yang cukup setiap harinya. Menurut hasil survey yang dilakukan pada 500 wanita menyatakan bahwa 3/4 atau 74% tidak mengetahui bahwa wanita hamil beresiko mengalami kekurangan vitamin D. Selain itu para responden tidak mengetahui bahwa vitamin D dapat membantu menjaga kesehatan tulang. Tahukah anda bahwa sumber utama vitamin D berasal dari sinar matahari. Paparan sinar matahari terhadap kulit dapat merangsang kulit untuk memproduksi vitamin D. Lalu bagaimana kaitannya dengan ibu hamil yang berjemur di bawah sinar matahari, bolehkah?

Wanita hamil berjemur di bawah sinar matahari merupakan suatu hal yang diperbolehkan, hal ini dikarena ibu hamil memerlukan kebutuhan vitamin D yang cukup. Menurut seorang dokter konsultasi anak dari NHS Berkshire East yang bernama Dr Minoo Irani menyatakan bahwa seseorang yang mengkonsumsi makanan diet seimbang yang sehat sebelum dan selama kehamilan, orang tersebut mungkin tidak mendapatkan cukup vitamin D sehingga ibu hamil dianjurkan untuk mendapatkan vitamin D yang cukup untuk dirinya dan juga bayinya.

Kekurangan vitamin D padat menyebabkan riketsia pada janin, riketsia merupakan suatu keadaan dmana tulang menjadi ringkin, sementara itu kekurangan vitamin D pada ibu hamil dapat menyebabkan terjadinya gangguan nyeri pada tulang dan otot lemah atau dalam istilah medis disebut dengan osteomalasia. Selain berjemur dibawah sinar matahari, sebaiknya ibu hamil juga perlu mengkonsumsi makanan yang didalamnya mengandung vitamin D seperti contohnya susu dan margarin.

Selain berfungsi sebagai sumber vitamin D, berjemur dibawah sinar matahari juga memiliki berbagai manfaat lainnya, yaitu :

  1. Membantu proses tumbuh kembang janin lebih optimal.
  2. Memiliki kesehatan mental yang baik.
  3. Membantu penyerapan kalsium.
  4. Membantu proses penyempurnaan pertumbuhan tulang janin.
  5. Mecegah dan meminimalisir terjadinya penyakit tekanan darah tinggi dan diabetes selama masa kehamilan.

Apakah berjemur dibawah sinar matahari bisa menimbulkan resiko?

Berjemur dibawah sinar matahari pada masa kehamilan tidak memiliki resiko pada janin , akan tetapi memiliki manfaat yang penting bagi kesehatan janin dan ibu. Namun, apabila anda melakukannya dengan cara yang tidak tepat tanpa menggunakan sunblok akan memiliki resiko pada ibu yaitu terjadinya melanoma. Tanda gejala terjadinya melanoma yait timbulnya tahi lalat besar, bercak hitam pada kulit khususnya wajah, serta terjadinya perubahan kelembaban dan kehalusan kulit. Selain itu melanoma yang timbul pada masa kehamilan beresiko tujuh kali lebih besar akan mengalami metastasi. Metastasi yaitu sutu kondisi terjadinya penyebaran kanker ke bagian lain dari tubuh yang dibandingkan dengan wanita yang tidak hamil tapi mengalami melanoma.

Kesimpulan

Meskipun berjemur dibawah sinar matahari memiliki resiko terjadinya melanoma dan kanker akan tetapi hal tersebut bukan berarti ibu hamil sama sekali tidak boleh berjemur, apalaho terkena sinar matahari. Gunakan tabir surya atau sunblok untuk mencegah resiko yang akan terjadi. Karena berjemur dibawah sinar matahari lebih banyak memiliki manfaatnya dibandingkan dengan resikonya. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here