Bolehkah Ibu Hamil Berpuasa ?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – BULAN RAMADHAN adalah bulan suci yang penuh berkah, rahmat dan ampunan yang kedatangannya pasti sangat dinantikan dan disambut dengan penuh suka cita oleh umat Islam. Tidak terkecuali para ibu yang saat memasuki bulan Ramadhan dalam keadaan hamil. Sebelum berpuasa sebaiknya ibu memeriksakan diri dan apabila ibu dan janin dinyatakan sehat maka ibu hamil diperbolehkan untuk berpuasa. Ibu hamil sebaiknya tidak memaksakan diri untuk berpuasa jika dirasakan memberatkan. Jika tidak kuat sebaiknya berbuka. Ibu hamil memang tidak termasuk golongan yang wajib berpuasa, walaupun jika kuat berpuasa itu lebih baik. Berikut tips berpuasa bagi ibu hamil:

Ketika Sahur

  1. Pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama. Bisa dipilih daging berwarna merah, daging berwarna putih (unggas) atau ikan.
  2. Konsumsi makanan yang kaya vitamin C dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh.
  3. Hindari makanan yang terlalu manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock.
  4. Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya dan ditambah dengan segelas susu hangat. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.

Ketika Puasa di Siang Hari

  1. Niat ikhlas berpuasa dan disertai tekad yang bulat agar hari-hari berpuasa terasa ringan dan membahagiakan meski sedang hamil.
  2. Istirahat yang cukup atau lebih banyak dari porsi istirahat sebelumnya
  3. Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra, misalnya aktivitas di luar rumah atau yang memerlukan tenaga pikiran berlebih.

Jika mengalami hal-hal di bawah ini, segera batalkan puasa dan segera berkonsultasi dengan dokter

  1. Muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan terjadinya dehidrasi.
  2. Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit.
  3. Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil.
  4. Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.
  5. Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa

Ketika Berbuka Puasa

  1. Awali berbuka dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi ibu hamil juga harus tetap membatasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung.
  2. Kemudian ibu hamil dapat melanjutkan dengan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih mudah diserap tubuh, seperti kolak atau kurma.
  3. Setelah shalat Maghrib, makanlah dengan porsi lebih besar, tapi jangan langsung kalap. Makan dalam jumlah besar bisa membuat tubuh Anda lemas. Karena itu, makan secukupnya saja. Sehabis shalat Tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.
  4. Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.

 

Ditulis oleh :

Dr. Prima Progestian, SpOG, Cht

  • RS Muhammadiyah Taman Puring, Brawijaya Women Hospital, Klinik Permata Bintaro
  • Website: www.drprima.com
  • Twitter : @dokter_prima
  • Facebook: drprima

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY