Bolehkah Makan Es Krim Saat Hamil?

www.SehatFresh.com

SehatFresh.com – Ibu hamil seringkali ngidam es krim. Tetapi, ada banyak asumsi di kalangan masyarakat yang berkaitan dengan makanan dan kehamilan, salah satunya es krim. Sama halnya dengan konsumsi air es, makan es krim saat hamil dianggap bisa membuat bayi menjadi besar sehingga menyulitkan proses persalinan. Ini membuat es krim dicap sebagai makanan yang berdampak buruk pada kehamilan. Lantas, bolehkah makan es krim saat hamil?

Es krim pada dasarnya aman bagi kehamilan. Dilihat dari asal usulnya, es krim merupakan kudapan yang berbahan dasar susu. Terkait hal ini, dapat kita simpulkan bahwa es krim memberikan manfaat baik bagi kehamilan. Susu mengandung kalsium, lemak dan protein yang dibutukan selama kehamilan. Selama hamil, ibu membutuhkan asupan kalsium yang memadai untuk mendukung pembentukan tulang janin yang optimal. Es krim dapat dijadikan kudapan enak yang menyumbang kebutuhan kalsium ibu hamil. Selain itu, rasa es krim yang lezat, manis dan menyegarkan juga dapat meredakan rasa mual selama kehamilan. Pada ibu hamil dengan berat badan kurang menjelang persalinan, konsumsi es krim dapat membantu meningkatkan berat badan. Ini karena es krim merupakan makanan yang tinggi kalori.

Meski memiliki sisi positif, konsumsi es krim yang berlebihan tentu dapat mengakibatkan masalah kesehatan yang dapat berpengaruh terhadap ibuĀ  maupun janin dalam kandungan. Es krim tidak dapat dijadikan sebagai makanan utama ibu hamil. Sering mengonsumsi krim dengan kandungan gula yang tinggi meningkatkan risiko diabetes pada masa kehamilan. Selain itu, es krim yang disimpan dalam lemari pendingin yang tidak steril berisiko terkontaminasi bakteri listeria, yang dapat hidup pada suhu dingin. Jika mesin pendingin tidak dibersihkan dengan benar, maka listeria dapat tumbuh subur di dalam mesin pendingin dan menjalar ke es krim dan makanan lain yang ditaruh di dalamnya

Bakteri listeria juga dapat mengontaminasi es krim melalui susu sapi yang terinfeksi atau tangan orang yang terinfeksi yang menangani pengolahan es krim. Bila ibu hamil terinfeksi listeria, bakteri dapat memengaruhi plasenta, cairan amnion atau janin. Infeksi bakteri listeria dapat mengakibatkan komplikasi seperti kelahiran prematur, keguguran, lahir mati dan infeksi saluran pernapasan atau meningitis pada bayi yang baru lahir.

Kesimpulannya, sesekali makan es krim tidak berpotensi menimbulkan masalah pada kehamilan. 2-3 cangkir es krim dalam seminggu adalah batasan untuk ibu hamil. Tapi, bila ibu hamil mudah terserang pilek atau mengidap sinusitis, cobalah konsultasikan dulu dengan dokter mengenai keamanan es krim bagi kondisi kesehatan Anda. Sebelum mengonsumsinya, pastikan juga es krim yang akan dimakan bebas dari kontaminasi bakteri.

Memilih es krim yang mengandung susu pasteurisasi tentunya sangat disarankan bila ibu hamil ingin mengonsumsi es krim. Susu pasteurisasi adalah susu yang telah melewati proses pemanasan dengan suhu hingga 75 derajat celcius dalam waktu 15 detik dengan tujuan memusnahkan mikroorganisme merugikan dan mencegah rusaknya kandungan dalam susu sehingga kualitas nutrisinya tetap terjaga. Mengingat mesin pendingin dapat menjadi tempat hidup bakteri, tidak ada salahnya menanyakan pada pihak manajemen toko tersebut apakah mesin pendingin es krim dibersihkan secara teratur. Hindari membeli es krim dari warung pinggir jalan di mana standar higienitasnya cenderung kurang baik. Tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai karakteristik es krim yang aman dan tidak berpotensi menimbulkan masalah bagi kehamilan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY