Botulisme

DEFINISI

Botulism adalah kondisi langka namun serius yang disebabkan oleh racun dari bakteri yang disebut Clostridium botulinum. Semua jenis botulisme dapat berakibat fatal dan dianggap sebagai kondisi medis darurat. Botulisme hadir dalam beberapa bentuk, dengan tiga bentuk utama:

  • Botulisme pada bayi : Bentuk yang paling umum dari botulisme dimulai setelah spora bakteri Clostridium botulinum tumbuh dalam saluran usus bayi. Ini biasanya terjadi antara usia2 – 6 bulan.
  • Botulisme bawaan makanan : Bakteri berbahaya berkembang dan menghasilkan toksin dalam lingkungan dengan sedikit oksigen seperti dalam makanan kaleng.
  • Botulisme luka: Jika bakteri masuk ke dalam luka, bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi berbahaya menghasilkan toksin.

GEJALA

Botulisme pada bayi

Jika botulisme pada bayi berhubungan dengan makanan seperti madu. Masalah umumnya akan mulai dalam waktu 18 sampai 36 jam setelah racun memasuki tubuh bayi. Tanda dan gejalanya meliputi :

  • Sembelit
  • GerakanFloppykarenakelemahan ototdankesulitanmengendalikankepala
  • Tangisan yang pelan
  • Mudah marah
  • Meneteskan air liur
  • Kelopak mataterkulai
  • Kelelahan
  • Kesulitan untuk disusui atau makan
  • Kelumpuhan

Botulisme bawaan makanan

Tanda dan gejala botulisme bawaan makanan biasanya dimulai antara 18-36 jam setelah toksin masuk ke dalam tubuh, tetapi dapat berkisar dari beberapa jam sampai beberapa hari tergantung pada jumlah racun yang tertelan. Tanda dan gejala botulisma bawaan makanan meliputi :

  • Kesulitan menelanatauberbicara
  • Mulut kering
  • Kelemahanwajahdi kedua sisiwajah
  • Penglihatan kaburatauganda
  • Kelopak mata terkulai
  • Kesulitan bernapas
  • Mual, muntahdankram perut
  • Kelumpuhan
  • Botulisme luka

Kebanyakan orang yang mengembangkan botulisme luka menyuntikkan obat beberapa kali sehari, sehingga sulit untuk menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan tanda dan gejala untuk berkembang setelah racun memasuki tubuh. Tanda dan gejala botulisme luka meliputi :

  • Kesulitan menelanatauberbicara
  • Kelemahanwajahdi kedua sisiwajah
  • Penglihatan kaburatauganda
  • Kelopak mata terkulai
  • Kesulitan bernapas
  • Kelumpuhan

Kapan harus ke dokter?

Segera cari perawatan medis jika Anda menduga bahwa Anda memiliki botulisme. Pengobatan dini meningkatkan peluang Anda untuk bertahan hidup. Perawatan medis yang cepat dapat berfungsi untuk mengingatkan otoritas kesehatan masyarakat agar orang lain tidak makan makanan yang terkontaminasi.

PENYEBAB

Bayi mendapatkan botulisme setelah mengkonsumsi spora bakteri, yang kemudian tumbuh dan berkembang biak dalam saluran usus dan membuat racun. Sumber botulisme pada bayi mungkin adalah madu, tapi lebih mungkin disebabkan paparan tanah yang terkontaminasi dengan bakteri.

Sumber botulisme bawaan makanan adalah makanan kaleng rumahan yang rendah asam seperti kacang hijau, jagung dan bit. Sumber umum dari penyakit ini adalah makanan laut yang difermentasi. Penyakit juga dapat bersumber dari cabai, kentang panggang dan minyak yang diresapi dengan bawang putih. Ketika Anda makan makanan yang mengandung racun, hal tersebut dapat mengganggu fungsi saraf dan menyebabkan kelumpuhan.

Ketika bakteri C. botulinum masuk ke luka, bakteri tersebut dapat berkembang biak dan menghasilkan toksin. Botulisme luka telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir pada orang yang menyuntikkan heroin yang mungkin berisi spora bakteri.

Apakah ada manfaat dari toksin botulinum?

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana sesuatu yang begitu beracun bisa bermafaat, tetapi para ilmuwan telah menemukan bahwa efek melumpuhkan botulinum toksin membuatnya berguna dalam situasi tertentu. Toksin botulinum telah digunakan untuk mengurangi kerutan wajah dengan mencegah kontraksi otot di bawah kulit dan kondisi medis seperti kejang kelopak mata dan keringat ketiak parah. Namun, ada kejadian efek samping langka yang serius dengan penggunaan toksin botulinum untuk alasan medis seperti kelumpuhan otot yang meluas ke luar area yang dirawat.

Komplikasi

Toksin botulinum dapat menyebabkan banyak komplikasi karena mempengaruhi kontrol otot di seluruh tubuh. Bahaya yang paling cepat adalah kesulitan untuk bernapas yang merupakan penyebab kematian paling umum dari botulisme. Komplikasi lain yang memerlukan rehabilitasi meliputi :

  • Kesulitan bicara
  • Kesulitan menelan
  • Lesu
  • Kelelahan
  • Sesak napas

Tes dan diagnosa

Untuk mendiagnosa botulisme, dokter akan memeriksa tanda-tanda kelemahan otot atau kelumpuhan seperti kelopak mata terkulai atau suara yang lemah. Dokter juga akan bertanya tentang makanan yang Anda makan dalam beberapa hari terakhir dan menanyakan apakah Anda mungkin telah terkena bakteri melalui luka.

Dalam kasus botulisme pada bayi, dokter mungkin bertanya apakah anak telah diberi makan madu baru-baru ini dan telah memiliki sembelit atau kelesuan. Analisis darah, tinja atau muntah untuk mencari bukti toksin dapat membantu mengkonfirmasi diagnosis botulisme pada bayi atau makanan bawaan. Tetapi karena tes memerlukan waktu beberapa hari, pemeriksaan klinis dokter adalah sarana utama diagnosis.

PERAWATAN DAN PENGOBATAN

Untuk kasus botulisme bawaan makanan, dokter mungkin akan sistem pencernaan dengan merangsang muntah dan memberikan obat-obatan untuk mendorong gerakan usus. Jika Anda memiliki botulisme luka, dokter mungkin perlu menghilangkan jaringan yang terinfeksi melalui pembedahan.

Antitoksin

Jika Anda didiagnosa botulisme bawaan makanan atau botulisme luka, suntikan antitoksin mengurangi dapat risiko komplikasi. Antitoksin akan bercampur dengan toksin yang masih beredar di aliran darah untuk melindungsi saraf Anda. Namun, antitoksin tidak bisa mengembalikan apa yang telah rusak. Karena saraf dapat melakukan regenerasi, banyak orang dapat sembuh sepenuhnya meski memerlukan waktu berbulan-bulan disertai terapi rehabilitasi. Jenis obat lain untuk mengobati botulisme pada bayi dikenal sebagai botulisme immune globuline.

Bantuan pernapasan

Jika Anda mengalami kesulitan bernapas, Anda mungkin memerlukan ventilator mekanik selama beberapa minggu untuk mengurangi efek racun secara bertahap. Udara yang masuk ke dalam ventilator akan masuk ke dalam paru-paru melalui tabung yang dimasukkan ke dalam saluran napas melalui mulut atau hidung.

Rehabilitasi

Jika kondisi semakin membaik, Anda mungkin juga memerlukan terapi untuk memperbaiki kemampuan bicara, menelan, dan fungsi-fungsi lain yang dipengaruhi oleh penyakit.

PENCEGAHAN

  • Masak makanan di suhu 250 F (121 C) selama minimal 30 menit.
  • Jangan makan makanan yang diawetkan jika wadah menggembung atau makanan berbau basi.
  • Jika Anda membungkus kentang dalam foil sebelum dipanggang, makanlah kentang tersebut saat masih hangat atau simpan dalam lemari es.
  • Simpanlah minyak diresapi dengan bawang putih atau rempah-rempah di lemari es.
  • Untuk mengurangi risiko botulisme pada bayi, jangan berikan madu pada bayi yang berusia di bawah satu tahun meski hanya satu tetes.
  • Untuk mencegah botulisme luka dan penyakit darah bawaan lainnya, jangan pernah menyuntikkan atau menghirup narkoba.