Buat Puasa Menjadi Hal yang Menyenangkan Bagi Anak

www.sehatfresh.com

Sehatfresh.com – Berpuasa adalah suatu hal yang relatif baru bagi anak-anak. Mengenalkan sesuatu yang baru ke anak boleh-boleh saja. Akan lebih baik lagi bila hal yang baru itu menyenangkan bagi si kecil, termasuk berpuasa.

Hal pertama dan utama yang harus dilakukan oleh orangtua adalah menyampaikan tujuan puasa kepada anaknya. Berikan penjelasan dengan untaian kalimat sederhana dan mudah dimengerti oleh anak. Hindari kata-kata atau istilah yang sekiranya belum dipahami betul oleh anak.

Hal berikutnya adalah jangan memaksakan puasa kepada anak. Mengajaknya berpuasa boleh, tapi jangan memintanya dengan paksaan. Perhatikan pula kesiapan fisik dan mental anak bila ingin memintanya berpuasa.

Lalu, lakukanlah secara bertahap. Maksudnya, bila anak telah bersedia berpuasa, jangan langsung berpuasa sehari penuh. Ingat, berpuasa adalah sesuatu yang baru dialami oleh anak. Maka, tubuh dan pikirannya pun memerlukan adaptasi.

Terapkan berpuasa secara bertahap kepada anak, misalnya hanya sampai jam 12 siang terlebih dahulu. Semakin dewasa usia anak, berikan rentang waktu berpuasa lebih lama, misalnya setelah membatalkan puasa di jam 12 siang, maka ajaklah anak untuk melanjutkan puasanya hingga waktu normal berbuka. Puasa secara bertahap seperti ini bisa mengurangi tekanan kepada anak.

Selama berpuasa, waktu akan terasa semakin lama karena menahan lapar dan haus. Jadi, buatlah ide agar anak tidak hanya menunggu-nunggu waktu berbuka puasa dengan duduk di depan televisi seharian.

Jadi, agar anak tidak bete menjalankan ibadah puasa, isilah keseharian anak dengan berbagai kegiatan yang disukainya. Bila ia suka membaca buku cerita, misalnya, maka ajaklah ia ke toko buku atau membacakannya buku cerita di rumah.

Anda juga bisa mengajaknya menyiapkan hidangan sahur atau berbuka puasa. Berikan kebebasan bagi anak untuk memilih menu harian. Lalu, masaklah bersamanya.

Jika anak belum tertarik, carilah ide lain. Contoh lainnya itu dapat mengajaknya berkreasi membuat sebuah karya sendiri, seperti dengan kain flanel, kain perca ataupun membuat origami dari kertas-kertas unik. Anda bisa juga mengajaknya bermain mainan edukasi yang melatih pola pikir, sistem motorik dan imajinasi anak. Pasti akan sangat mengasyikan menghabiskan waktu untuk membuat sesuatu dan tidak terasa waktunya berbuka sudah semakin dekat.

Tak kalah penting, lakukan ibadah puasa ini dengan antusias. Anak-anak hanya akan tertarik pada apa yang Anda katakan jika disampaikan dengan antusias. Maka, tunjukkan ketertarikan dan minat Anda terhadap hal yang ingin Anda ajarkan kepada anak. Tunjukkan wajah gembira dan bahagia setiap kali Anda beribadah. Misalnya, menghias rumah dengan dekorasi bernuansa Ramadhan dan libatkan anak saat membuat dekorasinya. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here