Cara Aman Mengonsumsi Tauge

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Tanpa kita disadari, ternyata banyak makanan sehat dalam pola makan sehari-hari yang bisa menjadi bumerang bagi kesehatan. Salah satunya tauge. Pada dasarnya, tauge atau kecambah merupakan bahan makanan kaya nutrisi yang baik untuk pencernaan, kecantikan, dan bahkan kesuburan. Bahan makanan yang satu ini mengandung vitamin A,C, dan E yang baik sebagai antioksidan. Tauge juga mengandung vitamin K yang berperan dalam pembekuan darah dan menjaga tulang tetap kuat, serta kandungan vitamin B kompleks dalam tauge juga berperan dalam berbagai proses metabolisme tubuh. Tauge juga rendah kalori sehingga baik untuk diet. Namun, manfaat baik dari tauge tersebut tidak akan diperoleh jika tauge diolah dan dikonsumsi dengan cara yang kurang tepat.

Tahun 2010 lalu, media dunia pernah dihebohkan oleh berita keracunan akibat makan tauge di Amerika Serikat. Keracunan ini disebabkan kontaminasi bakteri salmonella. Tauge memang termasuk salah satu makanan yang rentan terkontaminasi bakteri, baik itu terkontaminasi karena sanitasi yang buruk, ataupun terkontaminasi saat sprouting, yaitu proses tumbuhnya biji menjadi tauge. Pada dasarnya, sprouting sebenarnya berperan dalam meningkatkan efektivitas kandungan gizi tauge. Namun, sprouting memerlukan kondisi yang hangat dan lembab. Sayangnya, lingkungan tersebut juga ideal untuk pertumbuhan bakteri, seperti salmonella dan E. coli.

Umumnya, tauge sering diolah sebagai tumisan atau dimakan mentah. Penting untuk diketahui bahwa konsumsi tauge mentah inilah yang meningkatkan risiko keracunan. Saat tauge dikemas hingga dipasarkan, tauge juga tersentuh banyak tangan yang tidak terjamin kebersihannya. Infeksi akibat mengonsumsi tauge yang terkontaminasi dapat menyebabkan gangguan pencernaan, utamanya berupa diare. Terkadang pula disertai kram perut dan demam. Jika dibirakan, maka dapat menimbulkan masalah lainnya, terutama dehidrasi akibat diare kronis yang membuat banyak cairan tubuh terbuang. Selain itu, tauge mentah juga meningkatkan risiko demam enterik atau demam tifoid, di mana bakteri memasuki dan menginfeksi aliran darah.

Namun, tentunya Anda tidak harus menjauhi konsumsi tauge setelah mengetahui risiko kesehatan yang dibawanya. Anda hanya perlu berhati-hati dalam mengolahnya. Berikut adalah cara aman mengonsumsi tauge agar terhindari dari risiko penyakit akibat kontaminasi bakteri:

  • Ketika membeli tauge, cium baunya. Tauge yang masih segar tidak akan berbau tak sedap. Bila mengeluarkan aroma aneh dan bahkan warna tauge mulai kecoklatan, maka sudah tidak layak untuk dikonsumsi.
  • Tidak mengonsumsi tauge mentah, terutama anak-anak, wanita hamil, orang lanjut usia, atau orang yang sistem kekebalan tubuhnya lemah.
  • Setelah dibeli, sebaiknya tauge segera diolah sebelum berlendir. Selain rasanya akan lebi segar, kandungan nutrisinya pun masih terjaga.
  • Jika hendak disimpan dalam kulkas, pisahkan tauge dengan sayuran lainnya. Sebaiknya tauge segera diolah dalam kurun waktu 5 hari. Menyimpan tauge dalam kulkas juga tak lepas dari kontaminasi bakteri dari makanan lain.
  • Sebelum diolah atau dimasak, pastikan tauge telah dicuci bersih dan potong bagian ekornya guna menghilangkan bakteri berbahaya. Untuk pembersihan maksimal, cuci tauge di bawah air mengalir bukan di dalam air yang ditaruh di wadah atau baskom.
  • Jangan biarkan tauge bersentuhan dengan makanan mentah lainnya saat akan diolah.
  • Gunakan talenan dan peralatan masak yang bersih.
  • Masak tauge hingga benar-benar matang karena mencuci tauge saja belum cukup menghilangkan bakteri berbahaya yang mungkin dibawanya.

Sebetulnya, tak hanya tauge yang menjadi makanan sehat yang membawa risiko kesehatan. Untuk itu, kita perlu lebih berhati-hati dalam hal pengolahan makanan sehari-hari. Apa pun bahan makanannya, lebih baik pilih yang masih segar, serta olah dan masaklah dengan benar.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY