Cara Atasi Kecanduan Alkohol pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com -Masa remaja kerap dijalani oleh seseorang untuk mengeksplorasi berbagai hal, termasuk hal-hal yang dilarang oleh berbagai norma kehidupan. Salah satunya adalah alkohol. Dari awalnya mungkin coba-coba, tak sedikit remaja yang akhirnya kecanduan alkohol. Lalu, bagaimana cara mengatasinya?

Dampak buruk alkohol pada remaja tak bisa dianggap sepele. Sejumlah dampak berbahaya dari mengonsumsi alkohol pada remaja antara lain:

  • Menurunkan kemampuan untuk memusatkan perhatian (berkonsentrasi).
  • Mengganggu daya ingat.
  • Membuat otak remaja menjadi lebih kecil pada beberapa bagian otak tertentu.
  • Menghambat prestasinya di sekolah.
  • Semakin muda seorang remaja mulai mengonsumsi alkohol, maka semakin tinggi risiko kecanduan alkohol tersebut.
  • Meningkatkan risiko keinginan untuk bunuh diri, terutama pada para remaja perempuan.
  • Meningkatkan risiko tertular penyakit menular seksual atau menjadi korban kekerasan seksual karena mabuk membuat seseorang kehilangan kemampuan untuk menilai sesuatu.
  • Menutupi berbagai gejala gangguan kesehatan lainnya, seperti cemas atau depresi.
  • Meningkatkan risiko penyalahgunaan obat-obatan.

Kecanduan alkohol biasanya terjadi akibat berbagai faktor, baik individual, keluarga, genetika maupun sosial. Walaupun genetika turut berperan dalam terjadinya alkoholisme, akan tetapi genetika bukanlah penyebab atau pemicu utama.

Penanganan dini sangat diperlukan untuk mengatasi kecanduan alkohol di kalangan remaja. Oleh sebab itu, tangani segera anak remaja yang telah menunjukkan tanda kecanduan alkohol. Berikut ini beberapa solusi untuk menangani remaja yang menjadi pecandu alkohol:

  • Berikan contoh

Tak ada solusi yang lebih baik untuk mengatasi remaja yang kecanduan alkohol dengan memberinya contoh yang baik. Seorang remaja bisa saja mulai mengonsumsi alkohol karena melihat orangtua atau anggota keluarganya yang lain mengonsumsi alkohol. Jadi, orangtua dan keluarganya juga harus menjauhi alkohol terlebih dahulu.

  • Jalin komunikasi secara intens

Bila anak remaja Anda kecanduan alkohol, sediakan waktu khusus untuk menjalin komunikasi dengannya secara intens. Duduklah dengan anak remaja Anda dan cobalah berbicara langsung hingga ke akar masalah. Kenali apa alasannya mengonsumsi minuman beralkohol. Katakan padanya tentang efek buruk dari mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Ceritakan pula bagaimana alkohol bisa menghancurkan karier dan kehidupan sosialnya. Jangan pernah berharap satu kali mengobrol, akan membuat anak remaja Anda berhenti dari kebiasaanya mengonsumsi alkhol. Oleh karenanya, Anda harus menjalin komunikasi dengannya secara berkesinambungan.

  • Membuat ‘sibuk’

Alihkan perhatian remaja dari konsumsi minuman keras. Intinya, membuat para remaja ‘sibuk’ menekuni hal-hal positif yang sesuai dengan minat mereka.

  • Bantuan konselor

Saat Anda menemukan anak suka mengonsumsi minuman beralkohol, bisa jadi merupakan pengalaman pertama sebagai orangtua. Bila Anda berpikir memerlukan bantuan profesional, carilah seorang konselor. Seorang konselor bisa membantu masalah remaja langkah demi langkah melalui program yang sudah terstruktur. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here