Cara Cegah Anak Lebih Dekat dengan Pengasuh

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sudah menjadi hal lumrah sepasang suami istri yang telah memiliki anak masing-masing bekerja di luar rumah. Sang buah hati bisa dititipkan di orangtua pasangan suami istri tersebut, penitipan anak (daycare) atau memakai jasa pengasuh. Bila pilihan terakhir yang diambil, ada sejumlah konsekuensi yang harus dihadapi oleh pasangan suami istri itu. Salah satunya ialah anak akan terasa lebih dekat dengan pengasuh dibandingkan orang tuanya.

Hal ini tentu membuat orangtua bersedih. Namun, dalam beberapa kondisi, mengasuh anak sendiri benar-benar bukan pilihan yang memungkinkan, setidaknya untuk saat ini. Nah, agar orangtua tetap memiliki kedekatan dengan anak tanpa harus meniadakan peran pengasuh, beberapa tips berikut bisa Anda coba:

  • Ritual

Lakukan kebiasaan atau ritual yang hanya dilakukan anak dengan orangtua, misalnya bersalaman atau berpelukan saat orangtua hendak berangkat kerja.

  • Luangkan waktu

Usahakan anak tidak 24 jam bersama pengasuh. Orangtua perlu meluangkan waktu untuk langsung mengurusi anak, contohnya menemani anak ketika bermain.

  • Tidur bersama

Setelah seharian penuh diasuh oleh pengasuhnya, bisa jadi anak Anda mulai merasa rindu kepada Anda berdua. Biasanya, dia akan berusaha untuk mendapatkan perhatian Anda dengan cara menangis, merengek atau melakukan perbuatan yang bisa membuat Anda kehilangan kesabaran. Cara yang dapat Anda lakukan untuk menunjukkan perhatian Anda kepadanya setelah meninggalkannya seharian adalah dengan mengajaknya tidur bertiga pada malam hari.

  • Sementara

Anda dan pasangan dapat mempekerjakan seseorang yang dapat Anda percayai untuk menjaga buah hati Anda hanya selama Anda berdua bekerja. Namun, usahakan tidak mempekerjakan pengasuh yang sama dalam waktu lama. Misalnya, dapat mengganti pengasuh dalam kurun waktu enam bulan sekali.

  • Waktu libur untuk pengasuh

Berikan waktu libur untuk pengasuh, misalnya saat weekend. Pengasuh juga membutuhkan waktu untuk beristirahat dan mengunjungi keluarganya. Hal ini akan melatih anak untuk jauh darinya sementara waktu. Selanjutnya Anda dapat memanfaatkannya untuk menjalin kedekatan dengan anak, seperti menemaninya bermain, menyuapi, jalan-jalan dan sebagainya.

  • Menjalin komunikasi yang baik

Meskipun Anda meninggalkan dia dengan pengasuhnya, tapi Anda tetap bisa menjalin kontak dengannya dengan cara menjalin komunikasi yang baik. Ketika berada di tempat kerja, misalnya, Anda dapat meluangkan waktu untuk menghubunginya lewat telepon untuk sekadar menanyakan kabarnya. Ketika berada di rumah, Anda dapat mengajakanya berkomunikasi dan menanyakan seluruh kegiatannya bersama pengasuhnya selama seharian. Komunikasi yang terjalin dengan baik antara orangtua dan anak akan membuat anak merasa diperhatikan oleh orang tuanya.

  • Mencari tempat kerja yang dekat

Tempat kerja yang dekat dengan rumah akan dapat memberikan keleluasaan kepada Anda untuk bertemu dengan si buah hati pada saat jam istirahat. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here