Cara Kendalikan Hasrat Seksual saat Berpuasa

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Berpuasa adalah konsep pengendalian diri dalam arti luas. Tak sekadar makan dan minum, berpuasa juga bisa bermanfaat sebagai pengendalian diri terhadap hasrat seksual. Maka, perintah menjalankan ibadah puasa merupakan latihan pengendalian diri agar manusia memiliki jiwa dan raga sehat.

Tegasnya, puasa itu adalah pengendalian kepada satu persoalan utama, yaitu pengendalian hawa nafsu. Hawa nafsu dapat diartikan sebagai hasrat biologis yang terdapat pada setiap diri manusia. Hawa nafsu inilah yang sering menjerumuskan manusia ke arah yang tidak baik, bahkan lembah kehinaan. Namun tanpanya, manusia tidak bisa disebut sebagai manusia.

Bulan Ramadhan adalah sarana yang paling tepat untuk melatih pengendalian hawa nafsu, terutama yang negatif. Ciri hawa nafsu negatif yakni lebih senang kepada hal-hal yang dilarang atau haram. Ciri lainnya, nafsu negatif cenderung tidak baik. Padahal, Allah SWT memerintahkan kepada yang baik-baik (thoyyiban). Ciri berikutnya hawa nafsu negatif ialah suka yang berlebih-lebihan.

Kecenderungan nafsu memang sangat identik dengan pemenuhan hasrat biologisnya. Sebagai manusia, kebutuhan seksual menjadi salah satu hasrat yang naluriah. Meski begitu, hasrat seksual tak bisa dibiarkan bebas tersalurkan begitu saja.

Hasrat seksual, ketika tak terkendali, maka bisa menjadi ‘monster’ menakutkan. Kasus pemerkosaan, perzinahan, dan penyimpangan seks adalah sebagian contohnya.

Oleh sebab itu, hasrat seksual harus dikendalikan. Caranya yang efektif adalah melalui puasa. Puasa merupakan terapi terbaik terhadap hawa nafsu. Lewat terapi puasa, hawa nafsu dikendalikan, bukan dimatikan. Tidak mudah memang, mengingat kebutuhan biologis yang satu ini sulit untuk diabaikan. Meski begitu, bukan berarti tidak ada cara untuk menekannya.

Puasa adalah salah satu solusi dari pengendalian seksual sebagaimana yang disampaikan Allan Cott, M.D, seorang ahli dari  AS. Ia menjelaskan, manfaat  puasa adalah mampu mengendalikan seks. Jadi, esensi puasa berfungsi sebagai sarana untuk pengendalian diri, terutama hasrat biologis.

Berpuasa adalah ibadah yang penting dan mendatangkan banyak manfaat, tak terkecuali juga bagi keimanan Anda. Berpuasa akan mendorong suasana di dalam diri Anda agar terus mengingat Sang Khalik. Semakin ingat terhadap-Nya, maka Anda akan selalu ingat dengan apa yang dilarang-Nya.

Cobalah cari kesibukan untuk menepikan gairah seksual yang menggebu-gebu di bulan Ramadhan. Membaca, bekerja, atau sekadar jalan-jalan yang tidak menyita banyak tenaga bisa menjadi pilihan. Anda bisa juga menyibukkan diri beribadah pada bulan yang penuh berkah ini.

Jadi, kendalikan diri Anda dengan berpuasa karena hal ini juga akan membantu Anda menjaga kehormatan diri Anda. Bagi Anda yang sudah berkeluarga, bulan puasa bukan berarti juga berpuasa dari ritual bercinta. Bercinta saat berpuasa memang dilarang. Namun, malam harinya, boleh kan? (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY