Cara Melakukan Puasa Seks (Sex Detox)

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kehidupan seks dengan pasangan mulai terasa hambar? Jika iya, sudah saatnya menyalakan kembali gairah Anda dengan pasangan melalui sex detox. Selama ini, kebanyakan orang lebih mengenal detoks (detox) bermanfaat untuk membersihkan racun dalam tubuh. Ternyata, kehidupan seks juga perlu detoks agar kehidupan seksual Anda dan pasangan menjadi lebih berkualitas ke depannya.

Kehidupan seks yang sehat dan romantis akan membuat rumah tangga harmonis. Namun, seiring bertambahnya usia pernikahan, banyak pasangan dilanda kejenuhan akibat gaya bercinta yang monoton dan tempat bercinta yang sama dari hari ke hari. Ini bisa menyebabkan hubungan seks tak lagi dilakukan sesering dulu dan keintiman dengan pasangan pun tidak semesra dulu. Bila kehidupan seks Anda sudah seperti demikian, kenapa tidak Anda berkomitmen dengan pasangan untuk melakukan sex detox sebagai langkah penyegaran.

Secara singkat, sex detox dapat diartikan sebagai puasa seks. Melalui sex detox, Anda dan pasagan diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih luas tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam kehidupan seksual Anda selama ini. Menurut pakar seks yang mengenalkan sex detox ini, yaitu Ian Kerner, sex detox disarankan untuk dilakukan selama 30 hari. Selama kurun waktu tersebut, hari-hari Anda harus diisi dengan kegiatan positif seperti membaca buku, melakukan pemeriksaan kesehatan, evaluasi diri dan belajar menjalin keintiman dengan pasangan di luar kamar tidur. Kebanyakan pakar seks juga setuju bahwa sesekali Anda perlu mengesampingkan tujuan orgasme dan memahami bahwa seks merupakan pengalaman sensual yang berdasar pada memberi dan menerima kenikmatan, bukan hanya mencapai klimaks semata. Dengan begitu, Anda dan pasangan diharapkan dapat menerima kekurangan dan kelebihan satu sama lain.

Puasa seks sebulan lamanya memang tidak mudah. Tapi, bagi umat yang menjalankan ibadah puasa, bulan Ramadhan dapat dijadikan momentum yang tepat untuk sex detox. Hal ini juga dapat membantu Anda dan pasangan lebih khusyuk dalam beribadah. Lantas, bagaimana cara melakukannya?

  • Niat dan komitmen. Jika tidak disertai niat dan komitmen yang kuat, maka tentu akan sulit untuk berpuasa seks sebulan lamanya. Selain itu, idealnya, sex detox dilakukan bersama dengan pasangan. Dengan demkian, niat dan komitmen dari pasangan juga diperlukan. Bila niat dan komitmen keduanya sudah sama-sama kuat, berpuasa seks sebulan lamanya tidak akan terasa begitu berat dan ibadah puasa pun dapat dijalankan secara total.
  • Tetap jaga keintiman. Akan sulit memperbaiki kehidupan seks bila sudah tidak ada lagi keintiman dalam hubungan. Keintiman tak melulu soal hubungan badan. Saat melakukan sex detox di bulan puasa, keintiman dapat dibangun dan terus dijaga dengan melakukan shalat bersama atau menyiapkan hidangan berbuka puasa dan sahur bersama. Ini dapat membantu Anda membangun komunikasi yang baik bersama pasangan. Ingat, komunikasi adalah kunci kebahagiaan dan keharmonisan dalam suatu hubungan.
  • Hindari hal-hal vulgar. Pada beberapa orang, nafsu seksual bisa sangat sulit dikendalikan disebabkan berbagai hal. Namun, ada berbagai cara untuk mengendalikan hasrat seksual tersebut agar tidak berujung maksiat. Cara yang paling utama adalah menghindari pemicu timbulnya gairah, seperti melihat gambar atau video porno, tatap muka dengan orang yang berpakaian sexy, dan bersentuhan dengan orang yang bukan muhrim.
  • Lakukan kegiatan positif dan produktif. Melakukan kegiatan positif dan produktif dapat membantu Anda menghindari dan mengalihkan perhatian dari hal-hal yang berbau seks. Salah satu contohnya adalah dengan berolahraga, berkebun ataupun hobi lainnya. Melakukan hal yang disukai dapat memicu pelepasan hormon endorfin, yaitu hormon yang juga dikeluarkan ketika berhubungan intim. Bisa dibilang kegiatan seperti itu bukan hanya sebagai pengalihan semata, melainkan menjadi kegiatan pengganti seks yang membuat suasana hati menjadi lebih baik berkat pelepasan endorfin tersebut.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY