Cara Melakukan Senam Kagel dan Vaginoplasty untuk Vagina Kendor

id.wikihow.com

Saya seorang wanita dengan 2 orang anak, merasa mempunyai vagina yang kendor. Suamipun merasa longgar saat berhubungan badan. Adakah cara mengatasinya?

Jawaban :

Seiring berjalannya usia pernikahan, sebagai seorang istri tentunya ingin agar penampilannya sama seperti pertama kali menikah, sehingga berbagai cara dilakukan wanita agar selalu terlihat cantik dan menarik di depan suami.

Namun sangat disayangkan, karena kebanyakan wanita lebih mementingkan penampilan dari luar saja. Hal itu memang penting, namun ada hal yang sama-sama penting untuk diperbaiki, yaitu organ kewanitaan. Berbagai faktor penyebab vagina kendor dan vagina tidak keset lagi setelah menikah.

Sebagai seorang istri pasti memiliki keinginan untuk selalu memberikan yang terbaik kepada pasangan. Namun tidak perlu khawatir karena masih banyak cara untuk merapatkan alat kelamin dengan melakukan senam kegel atau dengan operasi vaginoplasty.

Bagaimana cara melakukan senam kegel?

“Pertama seorang wanita harus mampu mengenali otot dasar panggul dan belajar bagaimana melakukan kontraksi dan rileksasi otot tersebut. Otot dasar panggul dapat dikenali dengan cara saat buang air kecil (BAK) selang beberapa saat kemudian menahan/stop berkemih, ulang beberapa kali sambil merasakan kontraksi otot yang menahan berkemih tersebut. Jika Anda berhasil, itulah otot-otot yang tepat,” ulas dr. Prima Progestian, SpOG.

Setelah mengidentifikasi otot-otot panggul, kosongkan kandung kemih dengan cara BAK, kemudian berbaring telentang. Kencangkan otot-otot panggul, tahan kontraksi selama lima detik, dan kemudian rileks selama lima detik. Cobalah empat atau lima siklus berturut-turut. Lakukan hingga mampu menahan otot-otot yang berkontraksi selama 10 detik, kemudian istirahat selama 10 detik antara kontraksi. Untuk hasil terbaik, fokuslah hanya pada pengencangan otot-otot dasar panggul. Berhati-hatilah untuk tidak mengencangkan otot-otot di perut, paha atau bokong. Hindari menahan napas. Sebaliknya, bernafaslah selama latihan dan ulangi 3 kali sehari. Proses ini disebut sebagai “Senam Kegel”. Bahkan senam Kegel bisa juga dilakukan saat melakukan pekerjaan rumah tangga atau sambil menonton sinetron !

Manfaat lain senam kegel bagi wanita adalah otot-otot sekitar kelamin dan panggul akan terlatih, sehingga lebih peka dan lebih mudah untuk menerima rangsangan. Bagi wanita yang baru saja melahirkan, senam ini sangat baik untuk dilakukan karena dapat membantu organ intim kembali ke bentuk semula secara lebih cepat. Selain itu, bagi wanita yang sulit menahan keluarnya urin saat batuk, tertawa atau mengangkat berat (stress inkontinensia), latihan kegel juga dapat membantu mengatasinya.

Namun, apabila senam kegel tidak bisa membantu, mengencangkan vagina dapat dilakukan dengan melakukan operasi untuk mengencangkan otot-otot dasar panggul. Pada wanita yang melahirkan normal apalagi pada bayi besar > 4 kg akan lebih mudah mengalami cedera/kerusakan otot dasar panggul. Ditambah jika terjadi robekan jalan lahir yang tidak dilakukan penjahitan secara adekuat oleh penolongnya. Sehingga otot dasar panggul menjadi kendor atau mengalami kerusakan. Cara mengatasinya tidak bisa hanya dengan senam Kegel saja, boleh jadi tindakan operasi pengencangan otot sekitar vagina (vaginoplasty) menjadi pilihan.

Dr. Prima menjelaskan,” Operasi vaginoplasty dilakukan untuk mengencangkan otot dasar panggul di sekeliling vagina, dibagian depan dan belakang vagina. Dapat pula ditambahkan operasi untuk mengencangkan atau membentuk kembali otot perineum (daerah antara liang vagina dan anus) dinamakan perineoplasty.” Operasi vaginoplasty disamping berperan untuk mengembalikan  fungsi/ meremajakan vagina (rejuvenasi vagina) agar “menjepit” dengan baik juga dapat mempercantik organ intim. Jadi mempercantik wanita luar dan dalam sekaligus.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY