Cara Melatih Anak Pendiam Bersosialisasi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Anak pendiam biasanya tidak terlalu berbaur dengan teman dan lingkungan sekitarnya. Ia menyendiri entah hanya memperhatikan teman-teman lainnya atau asyik dengan kegiatannya sendiri. Isolasi diri ini dalam jangka panjang akan membentuk dampak yang negatif.

Penelitian menemukan, anak yang memiliki masalah dalam berinteraksi dengan teman sebayanya cenderung mengalami guncangan emosi yang lebih besar dibandingkan anak yang lebih bersosialisasi.

Pada kondisi ekstrem, setelah dewasa guncangan emosi yang tidak dapat diatasi sendiri dapat menyebabkan tindakan vandalisme, kriminal, bahkan bunuh diri. Jadi, perhatikanlah anak sejak dini supaya Anda dapat memberikan bimbingan yang ia perlukan.

Lantas, bagaimana cara mengajak anak pendiam bersosialisasi? Sebagai orangtua, Anda bisa melakukan berbagai cara seperti di bawah ini:

  • Kontak mata

Langkah awal yang bisa dilakukan orangtua untuk mengatasi sifat pemalu pada anak adalah saat sedang berbicara dengannya. Usahakan untuk selalu menggunakan kontak mata langsung. Secara tidak sadar, hal ini akan memperkuat rasa percaya diri anak. Adanya kontak mata saat menghadapi lawan bicara akan menimbulkan kepercayaan diri bagi seseorang. Namun, jika anak tidak nyaman saat melakukan kontak mata, ajarkan dia untuk bicara sambil menatap hidung lawan bicaranya. Dengan beberapa kali latihan seperti ini, lama-kelamaan rasa percaya dirinya akan meningkat dan teknik ini tak lagi dibutuhkan.

  • Menjadi teman mengobrol

Meski anak terkadang gugup ketika dihampiri, terus saja lakukan pendekatan. Kadang Anda memang mesti memposisikan diri sebagai teman, bukan orangtua.

  • Ajak berbicara dengan orang lain

Anda dapat menugaskan si kecil untuk mengangkatkan telepon rumah bila berdering sehingga ia dilatih untuk berbicara dengan orang yang mungkin ia belum kenal.

  • Membukakan pintu dan menyambut tamu

Bila Anda tahu akan kedatangan tamu yang dikenal, mintalah anak Anda yang membukakan pintu dan menyambut mereka. Dengan hal-hal kecil seperti ini, anak pendiam dilatih untuk lebih bersosialisasi.

  • Membaca cerita

Bila anak memiliki adik atau kakak, mintalah ia untuk membacakan cerita sebelum tidur untuk saudara-saudara lainnya. Sebaiknya, berikanlah setiap anak giliran untuk melakukan hal ini.

  • Memberi tanggung jawab penting

Anda dapat memberikan tugas ‘penting’ di dalam rumah, misalnya memberi tahu bila air yang sedang dimasak telah mendidih dan sebagainya.

  • Perbanyak kegiatan bersama orang lain

Perhatikan berapa lama anak pendiam duduk sendiri di depan komputer atau TV? Usahakan permainan anak-anak yang melibatkan beberapa anak lainnya supaya ia berinteraksi dengan sesamanya. Anda bisa juga sering mengajak si kecil berkumpul dengan anak-anak lain serta orang dewasa. Lalu, praktikkan trik memasang-masangkan anak dengan anak sebayanya atau games sejenisnya. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here