Cara Membangun Jiwa Kepemimpinan pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Remaja merupakan generasi penerus yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa depan. Alhasil remaja perlu dilatih agar memiliki jiwa kepemimpinan, sehingga bermanfaat bagi kehidupannya sehari-hari. Lantas bagaimana cara membangun jiwa kepemimpinan pada remaja?

Teori tipe/gaya kepemimpinan

Kepemimpinan merupakan suatu proses guna membantu pihak lain agar memiliki kemampuan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Kepemimpinan seseorang tergantung oleh tipe atau gayanya masing-masing. Tipe atau gaya kepemimpinan merupakan pola tingkah laku yang direncanakan guna mengintegrasikan tujuan yang hendak dicapai bersama. Ada beberapa tipe dan gaya kepemimpinan yang layak untuk diketahui.

  • Tipe/gaya kepemimpinan otokratis, dengan ciri-ciri:
  1. Pemimpin cenderung menganggap bawahan sebagai milik pribadi.
  2. Pemimpin cenderung mengidentifikasi tujuan organisasi dengan tujuan pribadi.
  3. Pemimpin cenderung menganggap bawahan sebagai alat mencapai tujuan.
  4. Pemimpin cenderung tidak mau menerima kritik, saran, dan pendapat bawahan.
  5. Pemimpin cenderung bergantung pada kekuasaan formal.
  6. Pendapat yang muncul cenderung selalu mengandung unsur ancaman, paksaan, serta bersifat primitif.
  7. Pemimpin cenderung tidak memberikan informasi yang tepat kepada bawahan.
  8. Pemimpin cenderung bersikap menjauhi kelompok.
  • Tipe/gaya kepemimpinan militeristik, ciri-cirinya:
  1. Pemimpin cenderung menggerakkan bawahan dengan sistem komando.
  2. Pemimpin cenderung menggerakkan bawahan berdasarkan pangkat dan jabatannya.
  3. Pemimpin cenderung menyukai formalitas yang berlebihan.
  4. Pemimpin cenderung menuntut bawahan untuk berdisiplin tinggi.
  5. Pemimpin cenderung sukar menerima kritikan dari bawahan.
  6. Pemimpin cenderung menggunakan formalitas untuk berbagai keadaan.
  • Tipe/gaya kepemimpinan paternalistis, ciri-cirinya:
  1. Pemimpin cenderung beranggapan bawahan belum dewasa.
  2. Pemimpin cenderung bersikap sangat melindungi bawahan.
  3. Pemimpin cederung jarang memberi kesempatan bawahan mengambil keputusan.
  4. Pemimpin cenderung bersikap maha tahu.
  5. Tipe/gaya kepemimpinan kharismatis. Dalam kepemimpinan kharismatis pimpinan dianggap luar biasa oleh pengikutnya, karena sifat-sifat pribadinya yang dimiliki.
  • Tipe/gaya kepemimpinan demokratis, ciri-cirinya:
  1. Pemimpin cenderung memandang bawahan sebagai makhluk yang mulia.
  2. Pemimpin cenderung mensinkronisasikan tujuan organisasi dengan tujuan pribadinya.
  3. Pemimpin cenderung mengutamakan kerjasama dalam mencapai tujuan bersama.
  4. Pemimpin cenderung memberikan kebebasan bawahan untuk mengemukakan pendapat.
  5. Pemimpin cendrung berusaha mengembangkan pribadinya.

Semangat kepemimpinan remaja perlu dibangkitkan

Era globalisasi yang semakin memunculkan banyak tantangan, menuntut orangtua untuk terus membimbing putra-putrinya. Jiwa kepemimpinan pun perlu ditanamkan pada remaja, dengan berbagai cara. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini cara menanamkan jiwa kepemimpinan pada remaja.

  1. Remaja perlu dibiasakan untuk melakukan segala sesuatu sesuai norma yang berlaku di masyarakat.
  2. Remaja perlu dibiasakan untuk berfikir tentang rencana masa depan.
  3. Remaja perlu dibiasakan untuk memiiliki rasa empati dan membantu orang lain.
  4. Remaja perlu dibiasakan untuk mencari pengalaman dari berbagai aspek.
  5. Remaja perlu dibiasakan selalu berfikir untuk merencanakan sesuatu.
  6. Remaja perlu dibiasakan untuk berinteraksi dengan orang di sekitar masyarakat.
  7. Remaja perlu dibiasakan untuk mengemukakan pendapat serta menerima pendapat orang lain.
  8. Remaja perlu dibiasakan untuk melakukan kegiatan secara bersama-sama. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here