Cara Membersihkan Noda Darah Haid pada Celana Dalam

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bagi wanita mungkin noda haid yang membekas di celana menjadi kendala tersendiri. Sebenarnya noda darah kering pada pakaian masih bisa diatasi, dengan beberapa cara. Lantas bagaimana cara membersihkan noda darah haid pada celana dalam?

Apa sih menstruasi atau haid itu?

Menstruasi merupakan siklus reproduksi yang dialami wanita dewasa. Siklus ini cukup kompleks yang meliputi panca indera, psikologis, korteks serebri, hipofisis, hingga endrogen (alat seks sekunder dan uterus-endometrium) (Manuaba, 2009).

Menstruasi akan ditandai dengan perdarahan periodik yang merupakan bagian integral dari fungsional biologis pada perempuan sepanjang siklus kehidupan yang dialami. Terjadi mulai dari menstruasi pertama hingga masa menopause. Umumnya wanita mengalami menstruasi pertama sekitar usia 12-16 tahun (Kusmiran, 2011).

Bagaimana cara menghilangkan noda darah?

  1. Balik posisi kain hingga noda darah menghadap ke bawah. Dengan posisi ini air akan mendorong noda dari belakang ke arah luar hingga hilang dari kain. Dalam posisi ini membilas juga lebih efektif, dari pada mengalirkan air ke atas noda.
  2. Siram noda darah dengan air dingin. Bisa saja noda yang telah lama belum sepenuhnya meresap di kain. Jika situasi ini terlihat, maka awali dengan menghilangkan noda pada permukaan yang tak melekat terlalu kuat. Gunakan air dingin melalui sisi belakang kain, agar noda terdorong. Kemudian tahan kain di bawah air mengalir dalam beberapa menit. Tunggu beberapa saat karena noda darah tersebut akan hilang sedikit demi sedikit.
  3. Gosokkan sabun pada kain yang terkena noda darah. Langkah pertama balik kain sehingga noda darah menghadap ke atas. Kemudian gosok beberapa kali menggunakan sabun batangan pada kain yang bernoda. Sabun merk apa pun bisa digunakan, dengan syarat bisa menghasilkan busa yang banyak dan tidak terlalu menimbulkan alergi di kulit.
  4. Genggam sisi kain yang bernoda dengan kedua tangan. Kerutkan atau gulung kedua bagian kain, di kedua sisi yang ternoda. Gosok secara bersamaan kedua bagian kain tersebut, hingga noda darah mengalami pengurangan.
  5. Gosokkan kain yang bernoda darah satu sama lain. Langkah awalnya putarlah dua genggaman kain hingga noda darah saling berhadapan. Gosok kain yang bernoda dengan kuat, satu sama lainnya. Dengan gesekan tersebut sisa partikel darah akan berkurang.
  6. Ganti air dan sabun namun teruskan menggosok kain yang bernoda darah. Apabila kain mulai kehilangan busa atau mengering, siram noda darah dengan air. Kemudian gosokkan sabun seperti semula. Langkah berikutnya menggosok setiap bagian yang bernoda, hingga partikel darah berkurang. Namun jika tidak ada perubahan setelah 10 sampai sampai 15 menit, coba menggosok lebih keras lagi atau mencoba cara yang lain. (APt)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY