Cara Memilih Makanan Berbuka yang Tak Terkontaminasi Zat Berbahaya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang berbeda dengan puasa lainnya, karena dilakukan satu selama bulan penuh. Guna menjaga stamina saat menjalani ibadah puasa Ramadhan, maka umat Islam harus memperhatikan menu makanan yang dikonsumsi ketika sahur ataupun berbuka. Pilihlah makanan yang sehat dan tidak terkontaminasi oleh zat-zat berbahaya.

Banyak pihak yang menganjurkan untuk tidak mengonsumsi makan besar diawal berbuka. Alhasil kurma menjadi menu andalan bagi umat Islam untuk mengawali berbuka puasa. Lantas selain kurma, menu makanan apa saja yang dianggap sehat untuk berbuka sekaligus tidak terkontaminasi zat berbahaya?

Sayur dan jus buah alami

Sayur dan jus buah dianggap cukup baik dikonsumsi ketika berbuka puasa. Hal tersebut dikarenakan sayur dan buah memiliki kandungan serat serta pemanis alami, yang dapat membantu proses pencernaan. Sayur dan buah yang dikonsumsi tentu saja tidak terkontaminasi zat berbahaya, sehingga kesehatan selama berpuasa tetap terjaga.

Buah mentah, terutama hasil panen sendiri

Buah-buahan dianggap sangat baik untuk dikonsumsi ketika berbuka puasa. Hal itu karena buah selain memiliki kandungan serat juga kaya vitamin yang berfungsi dalam proses metabolisme pada tubuh. Buah juga merupakan makanan yang mudah untuk dicerna, sehingga tak mengakibatkan reaksi di lambung.

Disarankan ketika berbuka puasa untuk memilih buah yang memiliki kandungan banyak cairan seperti melon, semangka, anggur, blewah, atau apel. Hindari buah-buahan yang memiliki rasa asam seperti nanas atau jeruk. Kesehatan tubuh akan lebih terjaga apabila buah yang dikonsumsi hasil panen sendiri, karena yakin bahwa buah tersebut tidak terkontaminasi zat berbahaya.

Mengonsumsi Yogurt yang tidak terkontaminasi zat berbahaya

Seperti yang diketahui jika yogurt memiliki kandungan bakteri baik (probiotic) yang dapat membantu sistem pencernaan pada usus besar. Menikmati yougurt tanpa pemanis menjadi salah satu alternatif pilihan ketika berbuka puasa.

Umbi-umbian menjadi menu berbuka

Umbi-umbian bisa juga dijadikan salah satu menu dalam berbuka puasa, karena dianggap bebas dari serangan zat berbahaya. Ubi, kentang, atau singkong juga bisa diolah menjadi berbagai menu makanan sehat. Umbi-umbian yang memiliki kandungan karbohidrat kompleks juga mudah dicerna tubuh, sekaligus tidak meningkatkan gula darah secara cepat.

Mengonsumsi telur saat berbuka

Telur yang mudah dicerna dan memiliki banyak kandungan protein, sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ketika berbuka puasa. Terlebih jika telur tersebut hasil ternak sendiri, maka sudah dipastikan akan bebas dari zat kimia. Tidak hanya digoreng atau direbus, telur juga bisa diolah menjadi berbagai bahan makanan yang menyehatkan.

Minumlah susu murni

Susu merupakan salah satu jenis minuman menyehatkan yang mudah dicerna tubuh. Mengkonsumsi susu ketika berbuka puasa dapat membangkitkan kembali energi yang hilang. Namun alangkah baiknya jika susu tersebut dibeli langsung dari peternak, sehingga terjamin bebas dari zat-zat berbahaya.

Namun jika tidak ada peternak susu murni di sekitar lingkungan tempat tinggal, maka bisa memanfaatkan susu bubuk atau kental yang dijual di pasaran. Dengan catatan susu yang dijual itu bebas dari zat-zat berbahaya, sehingga tidak membahayakan tubuh. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here