Cara Memilih Produk Perawatan Bayi

SehatFresh.com – Bayi memiliki kulit yang sensitif sehingga rentan mengalami iritasi kulit. Untuk mencegah hal tersebut, maka para orang tua perlu lebih selektif dalam memilih produk perawatan untuk bayinya. Pemilihan produk perawatan bayi hendaknya tidak didasarkan pada selera atau harga yang mahal. Karena yang mahal belum tentu aman. Keamanan bahan-bahan yang terkandung di dalam produk perawatan tersebut hendaknya menjadi pertimbangan yang paling utama.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan ketika memilih produk perawatan yang aman untuk bayi Anda:

  • Sabun dan sampo

Pilihlah sabun bayi ringan yang sesuai dengan pH netral kulit (5,5) dengan kandungan parfum dan pewarna kadar rendah untuk menghindari reaksi pada kulit sensitif. Hindari penggunaan sabun dengan antiseptik (fenol, kresol), deodoran (triklosan, heksaklorofen) maupun sabun yang mengandung detergen seperti sodium lauryl sulphate (SLS) karena dapat menimbulkan iritasi maupun sodium laureth sulphate (SLES) bisa menjadi racun bila terserap kulit bayi. Sampo bayi umumnya mengandung beberapa jenis surfaktan sebagai agen pembersihnya. Untuk itu, pilihlah bahan surfaktan yang aman untuk mata seperti cocamidopropyl betaine atau natrium lauril propinat.

  • Bedak

Dalam memilih bedak, utamakan memilih yang terbuat dari bahan mineral seperti talcum karena sifatnya yang ringan, lembut dan netral. Aplikasikanlah bedak dengan meletakkannya pada telapak tangan baru kemudian usapkan tipis dan merata pada kulit bayi, terutama pada bagian lipatan yang sudah kering dan bersih. Jangan aplikasikan bedak di wajah karena bila terhirup dapat menimbulkan gangguan paru-paru. Saat mengganti popok, pastikan pantat dan sela-sela lipatan kulit bayi benar-benar kering dengan ditepuk lembut. Hindari penggunaan bedak pada bokong dan area genital karena disinyalir dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada kelamin bayi dan menyebabkan infeksi saluran kemih.

  • Minyak telon atau kayu putih

Minyak telon dan kayu putih bekerja dengan melebarkan pembuluh darah lokal sehingga timbul sensasi hangat dan sedikit mengurangi nyeri. Akan tetapi, kelompok minyak ini tergolong dalam bahan iritan sehingga pemakaian berlebih dapat menimbulkan ruam kulit. Maka dari itu, kedua minyak tersebut hendaknya digunakan dengan bijak.

  • Parfum

Penggunaan parfum bayi sebaiknya dihindari pada usia-usia awal karena pada dasarnya kulit bayi mudah menyerap bahan yang dioleskan pada kulit sehingga berpotensi menimbulkan iritasi kulit.

  • Pelembab

Pelembab berfungsi untuk mencegah kulit kering dan memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Untuk bayi, pilihlah pelembab berbentuk krim tanpa parfum. Pelembab bisa dioleskan 2x sehari setelah mandi atau pada saat cuaca kering.

Sumber gambar : tipsbuahhati.blogspot.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY