Cara Mencegah Dehidrasi saat Puasa untuk Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kesehatan merupakan hal yang paling penting, namun terkadang kita mengabaikan kesehatan kita melalui hal kecil. Salah satu contohnya mengabaikan bahaya dehidrasi. Sering tubuh kita mengalami dehidrasi tanpa kita sadari, dengan mengabaikan minum yang cukup ketika rasa haus muncul dan pada akhirnya mengakibatkan tubuh terkena dehidrasi.

Dehidrasi (hypohydration) didefinisikan sebagai kehilangan atau kekurangan cairan tubuh yang berlebihan. Ada tiga jenis utama dari dehidrasi: hipotonik (kehilangan elektrolit, natrium khususnya), hipertonik (kehilangan air), dan isotonik (kehilangan air yang setara dan elektrolit). Pada manusia, jenis yang paling sering terjadi adalah dehidrasi isotonik yang sejauh ini adalah (isonatraemic) dehidrasi yang efektif setara dengan hipovolemia.

Banyak yang tidak menyadari, betapa bahayanya jika seseorang mengalami gangguan keseimbangan air di dalam tubuhnya. Umumnya, dalam keadaan normal, tubuh membutuhkan air untuk membantu proses pencernaan, penyerapan, transportasi nutrisi, sirkulasi, mengeluarkan zat sisa metabolisme, mempertahankan suhu tubuh dan berbagai manfaat lain yang bisa diperoleh dengan mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup. Sehingga, jika seseorang tidak mencukupi kebutuhan air hariannya, tentu saja akan banyak proses di dalam tubuhnya yang tidak dapat berjalan dengan baik.

Perlu diketahui, kadar keseimbangan air yang dibutuhkan tubuh untuk membantu proses metabolisme, atau yang biasa disebut hidrasi adalah 2 liter air per hari. Jika kurang dari itu, maka tubuh akan rentan mengalami dehidrasi.

lalu bagaimana cara mencukupi kebutuhan air per hari saat sedang puasa? Tentu saja ada kiat khusus yang harus dilakukan untuk mencegah dehidrasi saat sedang berpuasa. Puasa bukan berarti kebutuhan air dalam tubuh juga harus ikut dikurangi. Karena, meskipun sedang berpuasa, aktivitas di dalam tubuh tetap harus berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, jika tidak bijak menyikapi hidrasi saat berpuasa, hal itu justru akan menyebabkan masalah kesehatan yang justru bisa berdampak pada aktivitas ibadah di bulan puasa.

Saat berpuasa, kebutuhan air bisa disiasati dengan menyusun pola minum air yang benar. Jika dalam keadaan tidak berpuasa seseorang bisa minum selang seling dengan beberapa jeda waktu dari pagi hingga malam, maka saat puasa seseorang bisa menggunakan tiga waktu untuk mencukupi kebutuhan tubuhnya akan air. Tips 2+4+2 bisa digunakan untuk mengatasi problematika ini. Tips 2+4+2 dimulai dengan meminum 2 gelas air saat berbuka, 4 gelas air saat malam dan 2 gelas air saat sahur. Tentunya ini juga dilakukan dengan bertahap, tidak lantas meminum 2 gelas sekaligus. Ataupun jika memang sudah terbiasa, maka minumlah secara perlahan seperti yang disunnahkan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY