Cara Mencegah Depresi Pasca Melahirkan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Post partum depression atau dalam istilah lain yaitu suatu keadaan psikolog seorang ibu setelah melahirkan mengalami depresi. Menurut Leigh dan Milgrom menyatakan bahwa dampak dari kondisi ini yaitu kedekatan ibu dan anak menjadi berkurang, ibu merasa tidak mampu untuk merawat bayi dan diri sendiri. Menurut dr Andri, SpKJ, FAPM, menyatakan bahwa depresi pasca melahirkan disebabkan oleh 3 faktor yaitu riwayat genetika, gangguan medis pada ibu selama masa kehamilan dan ibu tidak mendapatkan dukungan dari keluarga.

Apakah depresi pasca melahirkan dapat di cegah?

Menurut dokter klinik psikosomatik di Rumah sakit Omni Alam Sutere mengatakan depresi paca melahirkan dapat dicegah. Dibawah ini beberapa tips untuk mencegah terjadinya depresi pasca melahirnya diantaranya sebagai berikut :

  1. Istirahat yang cukup

Menurut Michael O’Hara, Ph.D., mengatakan bahwa apabila ibu kurang tidur akan lebih mudah mengalami depresi. Setelah melahirkan seorang ibu akan beradaptasi dengan rutinitas yang baru, tidak hanya mengurus diri sendiri dan suami akan tetapi juga mengurus bayi yang dilahirkannya. Tentunya hal ini tidaklah mudah. Seorang ibu akan harus menyusui bayinya dalam waktu 2-3 jam sekali. Rutinitas tersebut akan mempengaruhi pola istirahat ibu. Untuk itu ibu harus tetap mendapatkan istirahat yang cukup dengan cara ibu bisa memerah ASInya untuk di simpan dan bisa digunakan untuk menyusui bayinya ketika sang ibu sedang tidur dengan meminta bantuan keluarga.

  1. Memberikan asupan gizi

Ibu pasca melahirkan tidak ada pantangan makanan, karena ibu menyusui dan pasca melahirkan membutuhan asupan nutrisi yang cukup dan sbergizi sehingga tubuh ibu akan lebih sehat dan kuat.

  1. Menenangkan diri

Menurut Diane Sanford, Ph.D., seorang oenulis buku post partum Survival Guide menyatakan bahwa ibu akan membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk santai, mengambil napas panjang, meditasi atau berendam. Hal tersebut merupakan salah satu cara untuk menenangkan diri agar terhindar dari depresi. Setidaknya ibu akan lebih rileks dan tenang dengan rutinitas untuk mengurus bayinya.

  1. Berikan dukungan emosional

Peran suami dan keluarga sangatlah dibutuhkan untuk mencegah terjadinya depresi pasca melahirkan dengan memberikan dukungan dan perhatian serta rasa peduli kepada ibu. Selain itu, suami dan keluarga dapat membantu ibu untuk merawat bayinya sehingga beban ibu menjadi lebih berkurang atas dukungan dan bantuan tersebut.

  1. Pertahankan kontak sosial

Memiliki anak bukan berarti anda sebagai ibu tidak dapat bersosialisasi dan bergaul dengan orang lain. Mempertahankan kontak sosial merupakan salah satu cara untuk mencegan ibu mengalami depresi pasca melahirkan. seperti halnya anda mengobrol dengan tetangga dan menceritakan pengalaman anda pada saat proses persalinan.

  1. Berolahraga

Pada tahun 2009 American College of Obstetrics and Gynecology merekomendasikan bahwa wanita hamil dan pasca melahirkan harus melakukan aktivitas fisik moderat sekitar 30 menit setiap hari dalam seminggu. Menurut Karen Rosenthal Ph.D., mengatakan bahwa ibu bisa melakukannya dengan bergerak, cari udara segar dan nikmati keindahan pemandangan alam di sekitar rumah.

Tujuan dari olahraga dan aktivitas fisik tersebut agar aliran darah lancar sehingga ibu terhidar dari stress dan depresi. Pernyataan tersebut didukung oleh pendapat Beth Lewis dari University of Minnesota di Minneapolis yang menyatakan bahwa olahraga sama efektifnya dengan anti depresi bagi orang dewasa. Sehingga hal tersebut sangatlah baik untuk dilakukan.

Setelah mengetahui beberapa cara pencegahan terjadinya depresi apabila anda atau keluarga anda sedang dalam masa nifas sebaiknya anda terapkan beberapa cara tersebut. karena depresi pasca persalinan apabila tidak teratasi akan membahayakan ibu dan bayinya. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here