Cara Mencegah Iritasi Akibat dari Penggunaan Pembalut

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pernahkah anda mengalami iritasi akibat penggunaan pembalut pada saat haid atau menstruasi? Tahukah anda bahwa pembalut yang baik adalah pembalut yang cepat menyerap cairan, memiliki permukaan lembut untuk mengurangi gesekan penyebab iritasi, tidak mengandung parfum dan tidak menimbulkan alergi.

Salah satu keluhan yang sering dialami oleh para wanita saat menstruasi adalah timbulnya iritasi didaerah kewanitaan akibat pembalut. Terjadinya iritasi dikarenakan beberapa sebab, salah satunya oleh pembalut kurang berkualitas, tetapi ada pula yang disebabkan oleh aroma parfum pada pembalut itu sendiri. Jika anda tidak nyaman dengan pembalut segera berganti. Jika kulit terasa panas dan lembab segera berganti. Anda juga harus sering mengganti pembalut saat darah dikeluarkan berbentuk gumpalan. Darah yang menggumpal akan sulit diserap oleh pembalut dan bila dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan iritasi.

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah terjadinya iritasi akibat pembalut:

  1. Jangan menggunakan pembalut yang berparfum. Kulit yang sensitif tidak akan tahan terhadap aroma parfum dan kulit vagina akan rentan terkena iritasi.
  2. Pembalut akan sangat dekat sekali dengan area kewanitaan.  Pilih pembalut dengan bahan yang berkualitas dan nyaman. Yang daya tampungnya besar dan tidak mudah bergeser ke kiri dan kanan. Jangan hanya didasari oleh harganya yang murah. Pembalut adalah produk yang penting dan akan sangat dekat sekali dengan area kewanitaan.
  3. Mengganti pembalut dengan teratur, ada baiknya rutin diganti tiap 4-5 jam sekali. Apalagi jika anda sedang banyak–banyaknya, penggantian atau bahkan lebih baik dilakukan tiap 2-3 jam sekali. Jangan membiasakan memakai pembalut yang sama lebih dari 4 jam. Ini akan membuat bakteri bersarang dan menyebabkan vagina terasa gatal hingga timbul ruam.
  4. Hindari penggunaan celana dalam dan baju yang ketat pada saat haid atau menstruasi. Sebisa mungkin pilihlah celana yang terbuat dari bahan katun dan celana ataupun bawahan yang longgar. Ini berguna agar sirkulasi udara bisa tetap terjaga dan area vagina pun tak terlalu lembab.
  5. Taburi bedak antiseptik di area paha bagian dalam. Taburkan saja di permukaan kulit paha, bukanlah di area vagina. Yang satu ini juga bisa jadi salah satu cara terbaik untuk cegah dan menghindari dari iritasi pada saat akan mengenakan pembalut.
  6. Secara teratur anda bisa membasuh daerah intim dengan air daun sirih. Rebus 3-5 lembar daun sirih, dinginkan lalu basuh daerah kewanitaan dengan larutan ini.
  7. Jangan pernah sembarangan menggunakan sabun untuk membersihkan vagina. Sebab ternyata penggunaan sabun secara sembarangan ini justru bisa membunuh bakteri baik dan akan sebabkan infeksi. Sabun memang bisa digunakan untuk bersihkan area paha, akan tetapi tidak untuk daerah intim. (KKM).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here