Cara Mencegah Penyakit Asam Lambung saat Menjalankan Ibadah Puasa

SehatFresh.com – Sebagian penderita asam lambung merasa cemas kala ingin menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Asam lambung naik yang bisa saja terjadi kala berbuka adalah alasannya. Bila ini terjadi, mual, perut perih, panas di ulu hati hingga sesak napas dapat dialami oleh penderita asam lambung, termasuk wanita. Tentu tak nyaman kan!

Sebenarnya, kecemasan tersebut tak perlu dibesar-besarkan. Potensi asam lambung naik saat berbuka puasa bisa dicegah dengan beberapa cara berikut ini:

  • Bertahap

Dokter Spesialis Penyakit Dalam-Konsultan Gastro Enterologi Hepatologi Murdani Abdullah menyarankan untuk makan secara bertahap pada saat berbuka puasa. Maksudnya, makanlah sedikit demi sedikit sebanyak tiga sampai empat kali sebelum tidur malam. Jadi, meski sudah menahan lapar seharian, namun saat berbuka puasa jangan terburu-buru melahap banyak makanan yang sudah tersedia di meja.

  • Berikan jeda

Jangan langsung pergi tidur sehabis melahap aneka menu berbuka puasa. Berikan jeda sekitar dua jam antara waktu makan dan tidur malam. Jeda waktu ini diperlukan lambung untuk mencerna makanan. Berbaring setelah makan bisa berakibat asam lambung mudah naik. “Posisi berbaring saat tidur itulah yang bisa menyebabkan isi lambung, termasuk asam lambung, berbalik arah ke kerongkongan,” ucap Dokter spesialis penyakit dalam-konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta dr. Epistel P. Simatupang. Gastro Esophageal Reflux Disease (GERD) atau naiknya asam lambung bisa menyebabkan dada terasa panas atau seperti terbakar dan sesak. Namun, jika tetap ingin berbaring, pastikan posisi Anda lebih tinggi daripada lambung.

  • Hindari asupan tertentu

Makanan yang digoreng, cokelat, makanan tinggi lemak, dan mi instan sebaiknya dihindari saat berbuka puasa atau sahur. Hindari pula makanan yang bisa langsung merusak dinding perut, misalnya mengandung cuka yang banyak, pedas, dan lada. Makanan berlemak, sawi daun, kubis, nangka, pisang, dan kedondong parut juga sebaiknya tak disentuh karena mengandung gas dan mampu merangsang asam lambung. Begitu pula minuman yang dapat merangsang reaksi lambung, seperti soft drink, kopi, alkohol, jeruk nipis, atau teh pekat. Tak hanya itu, jika ingin berbuka puasa dengan jus alpukat, sementara Anda memiliki kemungkinan asam lambung naik, sebaiknya Anda mengurungkan niat ini. Pasalnya, alpukat dapat memperlambat proses pencernaan dan menyebabkan kenaikan asam lambung. Rokok juga sebaiknya dihindari saat berbuka puasa. Di samping memang merugikan kesehatan, tembakau dapat meningkatkan produksi asam lambung. Jadi, tak perlu heran Anda mengalami sakit maag.

  • Obat

Beberapa kasus masalah pada lambung bisa diatasi dengan obat-obatan sehingga tetap bisa menjalankan ibadah puasa. Namun, konsultasikan ke dokter jika memiliki masalah lambung yang cukup berat. (SBA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY