Cara Mencegah Radang Panggul Bagi Wanita

0
3
www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Wanita harus selalu berhati-hati dalam menjaga tubuhnya dari berbagai penyakit yang mungkin dapat menyerang. Salah satunya seperti Pelvic Inflammatory Disease (PID) atau radang panggul. Radang panggul merupakan suatu peradangan yang terjadi pada saluran kelamin wanita yang diakibatkan karena bakteri yang menginfeksi rahim melalui vagina dan menyebabkan terjadinya peradangan peritoneum, endometrium, pelvis, abses tuba falopi, dan ovarium. Pada umumnya kasus radang panggul terjadi di tabung ovarium dan tuba, namun peradangan bisa terjadi pada satu atau beberapa lokasi dalam waktu yang hampir bersamaan.

Penyakit radang panggul ini biasanya terjadi pada wanita yang masih aktif dan mengalami menstruasi, yakni sekitar 15-24 tahun. Biasanya gadis-gadis yang tidak atau belum memiliki aktivitas seksual dan wanita yang sudah mengalami menopause sangat jarang mengidap penyakit ini. Disfusi infeksi yang berdekatan dengan organ-organ lain bisa menyebabkan radang panggul. Jika penyakit ini tidak segera mendapatkan perawatan, maka bisa  menyebabkan infertilitas, kelamin ektopik, rasa nyeri panggul kronis, hingga infeksi yang berkepanjangan. Dan jika tidak ditangani dengan serius bisa mempengaruhi kesehatan pada alat reproduksi wanita. Berikut ini cara mencegah Radang Panggul bagi wanita.

Hindari berganti-ganti pasangan

Penularan infeksi dari penyakit seks menjadi salah satu penyebab utama radang panggul. Seperti jika pria yang menderita penyakit klamidia, pada umumnya mempunyai gejala yang tidak terlihat. Infeksi ini bisa di hindari dengan menerapkan kebiasaan yang aman ketika sedang berhubungan seksual. Kebiasaan ini bisa dimulai dengan tidak berganti-ganti pasangan seksual atau menggunakan alat kontrasepsi spiral, kondom, atau spermisida setiap berhubungan seks.

Hindari penggunaan alat kontrasepsi di dalam rahim

Hindari penggunaan alat kontrasepsi yang dipasang di dalam rahim apabila anda melakukan hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan. Kebiasaan yang tidak memperhatikan kebersihan selama haid atau menstruasi dan penggunaan tisu toilet yang tidak terjamin kebersihannya bisa memperbesar kemungkinan mengalami radang panggul.

Lakukan pemeriksaan ginekologi

Melakukan pemeriksaan ginekologi atau tes infeksi menular seksual digunakan untuk mendeteksi gejala penyakit radang panggul atau penyakit lainnya. Semakin cepat penyakit terdiagnosis, maka semakin besar pula tingkat kesuksesan pengobatannya. Pemeriksaan ini bisa dilakukan secara rutin dengan pasangan anda.

Apabila gejala radang panggul atau ada gejala infeksi menular yang tidak biasa, seperti rasa sakit panggul berat atau perdarahan di antara periode haid, maka segera hubungi dokter untuk berkonsultasi.

Selalu menjaga kebersihan daerah kewanitaan

Untuk mencegah terjadinya radang panggul, anda juga harus selalu menjaga kebiasaan yang sehat dan bersih khususnya di daerah intim. Hindari mencuci vagina dan bilaslah alat kelamin dari arah depan ke belakang setelah buang air, hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri masuk melalui vagina.

Perlu diingat bahwa radang panggul pada wanita merupakan penyebab utama infertilitas yang bisa dicegah. Selain infertilitas, penyakit radang panggul yang tidak segara mendapatkan perawatan yang tepat bisa menyebabkan nyeri panggul kronis dan kehamilan ektopik karena radang panggul menjalar ke tuba fallopi, ovarium, rahim, leher rahim, atau panggul perempuan. Semoga Bermanfaat (AGT)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY