Cara Mencegah Terjadinya Pendarahan saat Masa Kehamilan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kehamilan bagi seorang wanita merupakan hal yang paling ditunggu. Hal ini menandakan ia akan segera menjadi seorang ibu. Merupakan kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bila seorang wanita telah mengandung dan akhirnya memiliki keturunan. Namun, dibalik kebahagiaan wanita yang mengandung, ada hal yang harus dicegah, yakni terjadinya pendarahan.

Banyak faktor yang dapat melatar belakangi terjadinya pendarahan ini. Diantaranya adalah:

  • Infeksi yang terjadi di jalan lahir dan leher Rahim dapat menyebabkan terjadinya pendarahan.
  • Tumor jinak pada leher rahim.
  • Implantasi, biasanya terjadi di usia awal kehamilan.
  • Plasenta previa, yakni terjadinya jalan lahir yang tertutup oleh plasenta.
  • Solusio plasenta, yakni terlepasnya plasenta belum pada waktunya, (saat melahirkan).
  • Vasa previa, yakni adanya pembuluh darah yang melewati bagian yang berada dalam mulut rahim. Penyebab yang satu ini merupakan penyebab yang paling jarang terjadi.
  • Kehamilan ektopik, kondisi ini merupakan kondisi kehamilan terjadi diluar kandungan. Kehamilan ini tidak bias berlanjut, dan tempat implantasi akan sobek dan akan menyebabkan pendarahan.

Untuk mencegah terjadinya pendarah tersebut ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh seorang wanita hamil. Berikut beberapa cara untuk mencegah terjadinya pendarahan saat masa kehamilan:

  • Menunda berhubungan intim. Menunda hubungan intim saat terjadi pendarahan menjadi hal yang sangat dianjurkan untuk mencegah pendarahan semakin parah. Meskipun sebenarnya, berhubungan intim sangat dianjurkan saat masa kehamilan.
  • Istirahat. Melakukan istirahat total akan mencegah kemungkinan pendarahan semakin parah. Selain itu, dengan istirahat total, maka tubuh akan otomatis beristirahat dari aktifitas ringan maupun berat yang dapat meningkatkan resiko gesekan pada bagia yang sebelumnya mengalami pendarahan.
  • Memperbanyak konsumsi asam folat. Dalam masa kehamilan, konsumsi asam folat sangat dianjurkan. Asam folat akan meningkatkan fungsi kerja plasenta. Selain itu, dapat meningkatkan produksi hemoglobin dalam sumsum tulang dan dapat mencegah terjadinya anemia.
  • Meningkatkan kalsium dalam tubuh. Kandungan kasium dan magnesium pada tubuh wanita hamil harus berada dalam kondisi seimbang. Kandungan magnesium yang sedikit dapat menyebabkan kelahiran premature, namun kelebihan magnesium dapat menyebabkan pendarahan. Kandungan kalsium berguna untuk mencegah ibu hamil kehilangan darah terlalu banyak.
  • Mendapatkan asupan vitamin D. Mendapatkan asupan vitamin D yang cukup akan membatu menguatkan otot Rahim, kinerja otot, dan menurunkan kemungkian operasi Caesar.
  • Menghindari minuman ringan, kafein, dan makanan yang mengandung karbohidrat olahan.(IKS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY